Khatib Salat Istisqa Serukan Penghentian Pembakaran Lahan
- 29 Agt 2026 12:08 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak — Ribuan jamaah dari berbagai penjuru Kota Pontianak berkumpul di halaman Masjid Raya Mujahidin untuk melaksanakan Salat Istisqa pada Sabtu, 29 Agustus 2026, sebagai ikhtiar memohon turunnya hujan di tengah musim kemarau dan memburuknya kualitas udara akibat kabut asap.
Salat Istisqa tersebut menjadi momentum bagi umat Islam untuk memanjatkan doa dan memohon ampun kepada Allah SWT agar segera diturunkan hujan sebagai rahmat bagi masyarakat yang terdampak kondisi kemarau dan kabut asap.
Khatib Salat Istisqa Masjid Raya Mujahidin Pontianak sekaligus Ketua Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Kubu Raya, Kyai Haji Ahmad Zamroni Hasan mengatakan, Salat Istisqa merupakan sunnah Nabi Muhammad SAW yang diajarkan kepada umat Islam sebagai ikhtiar memohon pertolongan Allah SWT untuk menurunkan hujan.
Menurutnya, sebelum pelaksanaan Salat Istisqa berjamaah, umat Islam juga telah diajak untuk memperbanyak doa dan memohon pengampunan kepada Allah SWT, termasuk melalui seruan khatib pada pelaksanaan Shalat Jumat.
“Pada Salat Istisqa berjamaah ini menjadi momentum yang tepat agar segala hajat yang kita panjatkan dikabulkan oleh Allah SWT dan hujan segera diturunkan, menjadi rahmat bagi kita semua,” kata Ahmad Zamroni.
Ia menekankan, doa memohon hujan harus diikuti dengan kesungguhan untuk memperbaiki diri dan meninggalkan berbagai perbuatan yang dapat menimbulkan kerusakan maupun bencana.
Ahmad Zamroni secara khusus mengingatkan pentingnya menghentikan praktik pembakaran lahan yang menjadi salah satu pemicu kebakaran hutan dan lahan serta kabut asap.
“Satu hal yang penting, ini harus diikuti dengan kesungguhan niat untuk menghentikan semua perbuatan dosa kita. Kesalahan kita, termasuk membakar lahan. Karena itu juga bagian dari perbuatan yang mengakibatkan munculnya bencana ini,” ujarnya.
Ia mengajak masyarakat memperbanyak istighfar, selawat dan doa, serta bersama-sama menghentikan pembakaran lahan.
“Pembakar lahan harus dihentikan. Semoga semuanya bisa memahami ini dan dikabulkan oleh Allah,” katanya.
Baca juga: https://rri.co.id/pontianak/regional/2689150/ribuan-jamaah-sholat-istisqa-memohon-hujan-segera-turun
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....