Satgas Karhutla Evakuasi Satu Keluarga yang Terjebak di Pondok Kebun Melawi

  • 28 Agt 2026 14:04 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Melawi - Satgas Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) mengevakuasi satu keluarga yang masih bertahan di sebuah pondok kebun di Desa Manggala, Kecamatan Pinoh Selatan, Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, pada Kamis 27 Agustus 2026 siang. ‎

‎Keluarga yang terdiri dari ayah, ibu, dan seorang anak tersebut awalnya diketahui masih berada di dalam pondok yang berada di sekitar kilometer 14 Jalan Kota Baru. Petugas mendapatkan informasi keberadaan mereka saat tengah melakukan upaya pemadaman karhutla di sekitar lokasi.‎

‎Kapolres Melawi Polda Kalbar AKBP Askhabul Kahfi mengatakan, proses evakuasi dilakukan oleh personel gabungan karena lokasi pondok berada cukup jauh dari jalan poros dan berada di lereng bukit yang telah dikepung titik kebakaran.‎ "Petugas harus menembus dan membuat jalur sendiri untuk menembus dan mengevakuasi satu keluarga terdiri bapak, ibu dan anak," ujar Kahfi.

‎Menurutnya, keluarga tersebut sempat menolak dievakuasi karena ingin menjaga kebun, hewan ternak, serta pondok milik mereka. Namun, setelah diberikan pemahaman mengenai kondisi di sekitar pondok yang telah terkepung kebakaran, mereka akhirnya bersedia mengikuti arahan petugas.‎

‎"Atas kejelian petugas dengan bahasa yang mudah dipahami diberikan pengertian mengingat di sekitar area pondoknya telah terkepung kebakaran yang merupakan lereng bukit, akhirnya dapat menerima dan mengikuti arahan," katanya.‎

‎Evakuasi melibatkan personel Korps Brimob Polri, Polsek Nanga Pinoh, TNI, Damkar Pemkab Melawi, Satpol PP, Badan Sosial Pencegahan Bahaya Kebakaran Nanga Pinoh, BPBD Melawi, Yayasan Sungai Kehidupan, serta Masyarakat Peduli Api.‎

‎Kahfi menyebut, proses evakuasi berlangsung tanpa menimbulkan korban cedera. Meski demikian, kondisi medan menjadi tantangan bagi petugas karena lokasi berada di lereng bukit, cuaca panas, jarak pandang berkurang akibat asap, serta jauh dari akses jalan utama.‎

‎Setelah berhasil dievakuasi, satu keluarga tersebut diarahkan untuk kembali ke rumah demi menghindari risiko yang lebih besar akibat kebakaran yang masih terjadi di sekitar kawasan pondok.‎

‎Kahfi mengapresiasi seluruh personel Satgas Penanganan Karhutla yang terlibat dalam proses pemadaman sekaligus penyelamatan warga.

‎"Selaku Kapolres Melawi mengucapkan terima kasih kepada seluruh Satgas Penanganan Karhutla atas dedikasinya yang telah membantu evakuasi dan semoga menjadi amal kebaikan dalam pelaksanaan tugas," tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....