SDN 14 Pontianak Pastikan PJJ Lindungi Siswa dari ISPA
- 28 Agt 2026 10:23 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak — Pembelajaran jarak jauh (PJJ) kembali diterapkan di SD Negeri 14 Pontianak Selatan menyusul kondisi udara Kota Pontianak, Kalimantan Barat yang terdampak kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Sekolah menilai PJJ efektif melindungi siswa dari risiko infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), sekaligus memastikan proses pembelajaran tetap berjalan.
Kepala SD Negeri 14 Pontianak Selatan, Marina Tambunan, mengatakan PJJ efektif melindungi siswa dari paparan kabut asap yang dapat mengganggu kesehatan. “Pembelajaran jarak jauh di SD Negeri 14 efektif sekali melindungi murid-murid dari sakit ISPA, dikarenakan kebakaran hutan dan lahan,” kata Marina, Kamis, 27 Agustus 2026.
Memasuki pelaksanaan PJJ kedua, sekolah berupaya memfasilitasi pembelajaran secara daring agar siswa tetap menerima materi dan tidak kehilangan proses belajar selama kegiatan dilakukan dari rumah. Marina mengatakan, sekolah menggunakan media pembelajaran yang sederhana dan menyenangkan agar materi dapat diterima siswa sesuai kondisi masing-masing.
Menurutnya, pelaksanaan PJJ juga disesuaikan dengan keterbatasan fasilitas dan akses jaringan internet yang dimiliki sebagian siswa di rumah. “Satuan pendidikan harus memperhatikan kondisi atau keterbatasan murid-murid yang mengalami keterbatasan akses atau jaringan,” ujarnya.
SD Negeri 14 Pontianak Selatan akan terus menyesuaikan metode pembelajaran dengan kondisi peserta didik dan kualitas udara selama PJJ masih diberlakukan akibat kabut asap karhutla.
Baca juga: Jaga Kesehatan Siswa, SMPN 1 Pontianak Pilih Belajar Daring
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....