KiteAntar Karya Anak Kalbar Hadir di Singkawang

  • 27 Agt 2026 16:30 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Singkawang – Puluhan driver ojek online (ojol) KiteAntar mengaspal di jalanan Kota Singkawang. Bukan sekadar konvoi, aksi bertajuk Rolling City ini menjadi momentum memperkenalkan aplikasi transportasi dan jasa daring karya putra Kalimantan Barat, Rabu, 26 Agustus 2026.

Konvoi tersebut dilepas Sekretaris Daerah Kota Singkawang Dwi Yanti dari Halaman Kantor Wali Kota Singkawang. Kehadiran KiteAntar dinilai menjadi bukti bahwa talenta lokal Kalbar mampu melahirkan dan mengembangkan platform digital di tengah ketatnya persaingan industri teknologi.

Dwi Yanti mengajak masyarakat ikut mendukung KiteAntar dengan menggunakan sekaligus mempromosikan layanannya. Menurutnya, semakin berkembang perusahaan, semakin besar pula peluang kontribusinya terhadap daerah dan penciptaan lapangan kerja.

“Sebagai warga Kalbar, kita wajib menyukseskan kiprahnya dengan menggunakan layanan dan ikut mempromosikannya,” kata Dwi Yanti.

Pemkot Singkawang juga siap ikut mengenalkan KiteAntar melalui berbagai kanal resmi pemerintah. Bahkan, pemerintah berencana mengimbau ASN di lingkungan Pemkot Singkawang untuk menggunakan layanan tersebut.

“Ini juga membuktikan bahwa putra asli Kalbar mampu bersaing di dunia IT,” ujarnya.

Penanggung Jawab Operasional KiteAntar, Yudiansyah, mengatakan jumlah mitra terus bertambah sejak layanan tersebut beroperasi. Saat ini, KiteAntar telah memiliki lebih dari 400 driver di seluruh Kalimantan Barat, dengan 124 driver di Kota Singkawang untuk layanan roda dua maupun roda empat.

“Untuk seluruh Kalbar, jumlah driver KiteAntar saat ini sudah lebih dari 400 orang. Khusus di Singkawang, sudah ada 124 driver,” ungkap Yudiansyah.

Tak hanya mengandalkan layanan ojol, KiteAntar membawa sejumlah layanan dalam satu platform, mulai dari KiteRide, KiteFood, KiteMart, KiteSend, KiteJastip, KiteHandyman, KiteRent hingga KitePPOB dan layanan lainnya.

Menurut Yudiansyah, salah satu pembeda KiteAntar adalah layanan profesional yang mempertemukan masyarakat dengan penyedia jasa, seperti perbaikan elektronik dan rumah, laundry, event organizer, les privat hingga jasa kecantikan.

“Layanan kami tidak hanya fokus pada ojol. Kami juga menyediakan layanan profesional untuk berbagai kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

KiteAntar juga membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin menjadi mitra driver tanpa biaya pendaftaran. Yudiansyah menegaskan proses perekrutan driver diterapkan dengan biaya Rp0.

“Tidak dipungut biaya sama sekali. Kami ingin memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada masyarakat untuk menjadi mitra,” ujarnya.

Dari sisi bagi hasil, KiteAntar menerapkan potongan maksimal 5 persen dari biaya yang dibayarkan pelanggan sebagai pendapatan perusahaan. Bahkan selama masa promosi, driver disebut masih menerima hasil hingga 100 persen. (Gun)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....