Komisi V DPR RI Dorong Tambah Apron dan Taxiway Bandara Singkawang

  • 27 Agt 2026 10:39 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Singkawang – Aktivitas penerbangan di Bandara Singkawang masih menghadapi keterbatasan fasilitas. Satu apron dan satu taxiway dinilai belum sebanding dengan perkembangan layanan penerbangan dari dan menuju Kota Singkawang.

Kondisi tersebut menjadi perhatian Ketua Komisi V DPR RI Lasarus saat meninjau perkembangan Bandara Singkawang, Sabtu, 22 Agustus 2026. Dalam kunjungan itu, Lasarus didampingi Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie, Wakil Wali Kota Muhammadin, Bupati Kubu Raya Sujiwo serta OPD terkait.

Lasarus menyebut kapasitas apron saat ini baru mampu menampung satu pesawat. Padahal, seiring bertambahnya aktivitas penerbangan, kapasitas tersebut perlu ditingkatkan.

“Dengan perkembangan pelayanan penerbangan dari dan menuju Singkawang, minimal apron ini harus bisa menampung tiga pesawat. Saat ini kendalanya satu apron dan satu taxiway, sehingga hanya mampu menampung satu pesawat,” kata Lasarus.

Menurutnya, pengembangan Bandara Singkawang memiliki peluang besar karena lahan yang dibutuhkan telah tersedia dan dalam kondisi clean and clear.

Tak hanya penambahan kapasitas apron, Lasarus juga mendorong pengembangan bandara dalam jangka panjang. Ia menargetkan Bandara Singkawang dapat memiliki dua runway dengan dukungan sistem taxiway yang lebih memadai.

“Lahannya sudah clean and clear. Kita targetkan ke depan Bandara Singkawang memiliki dua runway, dengan mekanisme taxiway yang membuat satu pesawat bisa keluar dan dua pesawat masuk ke apron,” ujarnya.

Lasarus memastikan kebutuhan pengembangan tersebut akan dibawa ke tingkat kementerian. Penambahan apron dan pembangunan satu taxiway menjadi kebutuhan yang menurutnya perlu segera ditindaklanjuti untuk mendukung peningkatan konektivitas udara Singkawang.

“Saya akan menyampaikan kondisi ini kepada kementerian terkait agar segera ditindaklanjuti, terutama penambahan apron dan pembangunan satu taxiway lagi,” ujarnya.

Pengembangan fasilitas tersebut diharapkan mampu memperkuat kapasitas Bandara Singkawang sekaligus membuka ruang bagi pertumbuhan rute dan frekuensi penerbangan menuju dan dari Kota Singkawang. (Gun)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....