Pelebaran Jalan Arteri Supadio Menjadi Tiga Lajur Dimulai Tahun 2027

  • 25 Agt 2026 07:47 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Kubu Raya - Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat akan melakukan pelebaran jalan Arteri Supadio menjadi 3 lajur secara bertahap dan pembangunannya akan dimulai pada tahun 2027.

Bupati Kubu Raya Sujiwo menyampaikan pelebaran jalan Arteri Supadio menjadi tiga lajur akan dilakukan secara bertahap. Untuk tahap pertama pelebaran jalan dilakukan dari simpang Mapolda Kalbar sampai bundaran Gaforaya dan akan dilanjutkan sampai ke Bandara Internasional Supadio. Pembangunan jalan Arteri Supadio ini menggunakan anggaran dari APBN sebanyak Rp830 milyar dengan panjang lebih dari 9 kilometer.

"Selain pelebaran, juga akan dibangun trotoarnya. Yang mana jalan di depan Astra akan dilebarkan sepanjang 9 meter, 3 meternya untuk pelebaran sementara sisanya untuk trotoar, sehingga trotoar dari Kota Pontianak bisa nyambung sampai ke jalan Arteri Supadio," kata Sujiwo saat meninjau jalan di sekitar Bundaran Gaforaya, Senin, 24 Agustus 2026.

Sujiwo mengaku anggaran untuk pelebaran jalan Arteri Supadio ini cukup mahal, namun dari Kementrian Pekerjaan Umum dan pimpinan dan anggota Komisi V DPR RI akan mengawalnya. Sujiwo juga mohon doa dari masyarakat Kubu Raya agar perjuangan pelebaran jalan Arteri Supadio ini dipermudah Allah SWT.

"Sehingga jalan Arteri Supadio ini benar-benar menjadi jalan nasional yang representatif, karena yang namanya jalan Arteri berarti jalan bebas hambatan. Saat ini jalan Arteri Supadio baru memiliki dua Lajur, dan akan ditambah satu lajur lagi,sehingga menjadi tiga lajur dan ada trotoarnya.

Sujiwo menjelaskan, dengan dibangunnya tiga lajur di jalan Arteri Supadio ini, masyarakat bisa menggunakannya untuk jongging, lari, dan jalan santai. Diharapkan pelaku usaha di sini bisa menyambut baik rencana dan program yang akan dan sedang direncanakan.

"Rencananya perjuangan yang sedang dilakukan diharapkan tahun depan bisa terwujud. Sekali lagi saya mohon doa dari masyarakat Kubu Raya agar semua ini bisa dapat diwujudkan," tutur Sujiwo.

Sujiwo menuturkan, syarat utama untuk membangun pelebaran jalan ini harus dilakukan pembebasan lahan yang saat ini sudah clear and clean, dan benar-benar sudah tuntas. Terkait desain dan perencanaannya sudah clear yang dilakukan oleh Balai Pengelolaan Jalan Nasional.

"Insya Allah, minggu depan kami melakukan pertemuan dengan Astra, Yamaha, Dunloop, Chery, Gaia, Asiang, Alimoer, dan sejumlah cafe yang berdiri disepanjang jalan Arteri Supadio dari simpang Mapolda Kalbar sampai bundaran Gaforaya," tutur Sujiwo, menjelaskan.

Sementara itu, Ketua Komisi V DPR RI Lasarus mendukung Pemerintah Kabupaten Kubu Raya melakukan pelebaran jalan Arteri Supadio menjadi tiga lajur. Lasarus mengatakan, selama ini Car Free Day (CFD) hanya dilakukan di Kota Pontianak, namun jika di Jalan Arteri Supadio sudah menjadi tiga lajur dan lebar, tentunya CFD bisa juga di lakukan di Kubu Raya.

"Jika pelebaran jalan Arteri Supadio ini terealisasi, maka lajur sebelah kiri kendaraan bisa tetap jalan dan sebelah kanan bisa digunakan untuk CFD. Jadi lalu lintas tetap lancar dan aktivitas masyarakat untuk CFD bisa dilakukan dengan durasi yang lebih panjang," ujar Lasarus.

Lasarus menilai, sudah selayaknya jalan Arteri Supadio ini dilebarkan hingga sampai ke Tugu Bandara Internasional Supadio. Tentunya pembangunan ini perlu waktu dan biaya yang cukup besar.

"Menurut Balai Pengelolaan Jalan Nasional anggaran yang diperlukan untuk pembangunan jalan Arteri Supadio menjadi tiga lajur lebih dari Rp.800 milyar. Dengan terealisasinya pelebaran dan penambahan lajur di Jalan Arteri Supadio ini, maka akses menuju Bandara Internasional Supadio akan lebih cepat dan mudah," ucap Lasarus, menjelaskan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....