18 Ruko di Jalan Barito Pontianak Terbakar
- 26 Agt 2026 15:49 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak - Sebanyak 18 unit rumah toko (ruko) di Jalan Barito, Kelurahan Benua Melayu Laut, Kecamatan Pontianak Selatan, Kalimantan Barat, terdampak kebakaran pada Rabu 26 Agustus 2026 sekitar pukul 02.15 WIB.
Kapolsek Pontianak Selatan, AKP Inayatun Nurhasanah, mengatakan api diduga pertama kali muncul di sekitar kios penjualan bahan bakar minyak (BBM) eceran yang berada di samping Ruko Wahana Ponsel.
Berdasarkan keterangan saksi, api kemudian membesar dan merambat ke bangunan ruko di sekitarnya. Salah satu saksi, Carson, berada di lantai dua Ruko Wahana Ponsel ketika mendengar suara ledakan dari arah luar. Saat melakukan pengecekan, ia melihat kios BBM eceran di samping ruko dalam kondisi terbakar.
"Saksi kemudian meminta pertolongan warga dan menyelamatkan diri. Saat kejadian, terdapat empat orang di dalam Ruko Wahana Ponsel," ungkap Ina.
Saksi lainnya, Aang Arya menyebut terdapat bangunan semi permanen di belakang kios BBM eceran yang terbuat dari kayu dan digunakan untuk menyimpan peralatan berjualan. Bangunan tersebut juga memiliki sumber listrik yang berasal dari kios BBM.
Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran. Dugaan terkait instalasi listrik maupun sumber api di sekitar kios BBM eceran masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut di lokasi kejadian.
"Dari 18 ruko yang terdampak, sebanyak 13 unit telah berhasil diidentifikasi pemilik atau penggunaannya. Lima unit lainnya belum teridentifikasi karena dalam kondisi kosong dan pemilik atau penyewa belum berada di lokasi," jelas Ina.
Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 06.30 WIB setelah petugas pemadam kebakaran swasta dan Pemadam Kebakaran Kota Pontianak melakukan penanganan. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka yang dilaporkan dalam kejadian tersebut. Sementara itu, total kerugian materiil masih dalam proses pendataan.
Polisi masih melakukan pengamanan dan pendataan di lokasi, termasuk terhadap bangunan, pemilik atau penyewa, serta barang-barang yang terdampak untuk mendukung proses penyelidikan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....