BMKG: 3.759 Hotspot Terdeteksi di Kalbar, Waspada Karhutla
- 21 Agt 2026 08:58 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di wilayah Kalimantan Barat (Kalbar) pada Jumat, 21 Agustus 2026, didominasi cerah berawan dari pagi hingga siang. Prakiraan cuaca tersebut berlaku mulai pukul 07.00 WIB.
Memasuki siang hingga sore, sejumlah wilayah Kalbar berpotensi mengalami hujan dengan intensitas ringan. Sementara pada malam hingga dini hari, kondisi cuaca diprakirakan kembali cerah berawan.
BMKG juga mencatat angin bertiup dari arah tenggara hingga selatan dengan kecepatan sekitar 10 hingga 35 kilometer per jam. Suhu udara berkisar antara 23 hingga 35 derajat Celsius, sedangkan kelembapan udara berada pada kisaran 48 hingga 95 persen.
Prakirawan BMKG Kalbar, Reny, Jum'at, 21 Agustus 2026, mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama seiring meningkatnya suhu dan berkurangnya potensi hujan.
“Untuk peringatan dini, waspadai kenaikan suhu dan berkurangnya potensi hujan yang dapat memicu kebakaran hutan dan lahan,” ujar Reny dalam laporan cuaca BMKG, pada Warta Berita Pagi RRI Pro 1 Pontianak, Jum'at, 21 Agustus 2026.
Kewaspadaan tersebut menjadi penting karena pantauan BMKG menunjukkan adanya peningkatan titik panas di Kalbar. “Pantauan titik panas atau hotspot di wilayah Kalimantan Barat selama 24 jam terakhir terdeteksi 3.759 titik panas,” katanya.
BMKG juga memprakirakan kondisi kemudahan terjadinya karhutla di Kalbar selama satu pekan ke depan. Secara umum, wilayah Kalbar masuk kategori mudah hingga sangat mudah terbakar.
Masyarakat diimbau tidak melakukan pembakaran lahan, termasuk membakar sampah atau membuka lahan dengan cara yang dapat memicu kebakaran dan sulit dikendalikan. Informasi terbaru mengenai prakiraan cuaca dan kondisi karhutla dapat dipantau melalui website BMKG Kalbar serta kanal media sosial resmi BMKG Kalbar.
Baca juga: Kasus ISPA di Pontianak Naik, Dinkes Siapkan Oksigen di Fasyankes
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....