Kodim 1202/Singkawang Padamkan Karhutla di Lahan Gambut Sedau

  • 30 Sep 2026 17:36 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Singkawang - Tim gabungan Kodim 1202/Singkawang menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gang Bersama RT 063, Bokmakong, Kelurahan Sedau, Kecamatan Singkawang Selatan, Singkawang, Kalimantan Barat, Rabu 30 September 2026. ‎Titik api ditemukan di lahan kosong dengan luas sekitar dua hektare.

Area tersebut didominasi ilalang, pakis, semak belukar, dan kayu berukuran kecil. Kondisi lahan yang berada di atas tanah gambut membuat proses pemadaman dan pendinginan harus dilakukan secara hati-hati. ‎

‎Personel Kodim 1202/Singkawang yang dipimpin Pelda Tyarlis Sri Budianto bersama Koramil 02/Sks di bawah pimpinan Peltu Kemal, Yon TP 839/SA BKO yang dipimpin Letda Inf Ahmad Eko Santoso, Lanud Harry Hadisoemantri, serta masyarakat peduli api (MPA) Kelurahan Sedau langsung melakukan pemadaman. ‎

‎Petugas mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) Kodim dan dua mesin pompa air milik Koramil 02/Sks. Sumber air yang tersedia di sekitar lokasi dimanfaatkan untuk melokalisasi sekaligus memadamkan api.‎

‎Hingga sekitar pukul 15.00 WIB, api berhasil dipadamkan. Namun, petugas masih menemukan bara dan asap di sejumlah bagian lahan akibat karakteristik tanah gambut.‎

‎Karena itu, proses pendinginan dan pemantauan tetap dilakukan untuk memastikan tidak ada bara yang kembali memicu kebakaran. ‎Selain menangani titik api di Sedau, personel Kodim 1202/Singkawang juga melakukan pemantauan di sejumlah wilayah yang dinilai rawan Karhutla.

‎‎Di Kelurahan Mayasopa, Kecamatan Singkawang Timur, Babinsa Sertu Ismail bersama empat personel YTP 839/SA BKO Koramil 04/Skt yang dipimpin Serda Ricad melakukan ground check pada lahan terdampak Karhutla seluas sekitar 150 hektare. Dari hasil pengecekan, tidak ditemukan api maupun asap.‎

‎Patroli juga dilakukan di Kelurahan Sungai Rasau dan Setapuk Kecil, Kecamatan Singkawang Utara. Personel Koramil 1202-03/Skh bersama lima personel Satgas BKO yang dipimpin Serda Jehan memastikan tidak terdapat hotspot maupun aktivitas masyarakat yang berpotensi memicu kebakaran lahan.

‎‎Komandan Kodim 1202/Singkawang Letkol Arh Muhammad Ivan Juniar mengatakan penanganan karhutla harus dilakukan secara cepat dan disertai kewaspadaan berkelanjutan. ‎“Begitu ditemukan titik api, langkah utama adalah segera melakukan pemadaman dan mencegah api meluas. Setelah api padam, pemantauan dan pendinginan harus tetap dilakukan, terutama pada lahan gambut yang masih menyimpan bara di dalam tanah,” katanya. ‎

‎Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Menurutnya, cara tersebut dapat meningkatkan risiko kebakaran meluas, terutama saat kondisi kemarau. ‎

‎“Kami mengajak masyarakat bersama-sama mencegah Karhutla. Jangan membuka lahan dengan cara membakar dan segera laporkan apabila menemukan titik api. Pencegahan sejak dini jauh lebih penting agar kebakaran tidak meluas dan mengancam lingkungan maupun permukiman warga,” ujarnya.

‎‎Kodim 1202/Singkawang bersama unsur terkait akan terus melakukan patroli, pemantauan, pemadaman, dan pendinginan di wilayah yang rawan Karhutla untuk mencegah kebakaran meluas.

Baca juga: 4 Heli WB dan 1 Chinook CH-47 di Kalbar Berhasil Padamkan Karhutla di 5 Lokasi

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....