Sinergi TNI-Polri Perkuat Penanganan Karhutla di Kubu Raya

  • 06 Agt 2026 20:07 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Karhutla masih mengancam wilayah Kubu Raya saat kemarau berlangsung. Personel gabungan terus melakukan pemadaman dan pendinginan di sejumlah titik kebakaran hutan dan lahan yang masih terjadi di Kabupaten Kubu Raya. Upaya tersebut dilakukan untuk mencegah api meluas di tengah musim kemarau yang belum berakhir.

Penguatan koordinasi lintas instansi menjadi langkah strategis dalam menghadapi situasi tersebut. Hal itu ditandai dengan kunjungan silaturahmi Kapolres Kubu Raya, AKBP Rensa S. Aktadivia, ke Markas Kodim 1207/Pontianak di Jalan Gusti Sulung Lelanang, Kelurahan Benua Melayu Darat, Kecamatan Pontianak Selatan, Kamis, 6 Agustus 2026.

AKBP Rensa didampingi jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Kubu Raya dan disambut langsung Dandim 1207/Pontianak, Kolonel Inf. Robby Firdaus, beserta jajaran perwira staf. Pertemuan berlangsung hangat dengan fokus utama memperkuat sinergi penanganan karhutla dan menjaga stabilitas keamanan wilayah.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pimpinan sepakat bahwa tantangan penanganan karhutla maupun pemeliharaan keamanan tidak dapat dilakukan oleh satu institusi saja. Kolaborasi antarlembaga dinilai menjadi kunci menghadapi berbagai persoalan di lapangan.

Kapolres Kubu Raya AKBP Rensa S. Aktadivia mengatakan, sinergi TNI dan Polri harus terus diperkuat agar mampu menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif sekaligus mendukung berbagai program strategis pemerintah.

"Sinergitas TNI dan Polri harus terus diperkuat. Dengan koordinasi yang solid, kita bisa memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif sekaligus mengawal berbagai program strategis pemerintah agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat," ujar Rensa.

Pembahasan mengenai kebakaran hutan dan lahan menjadi perhatian utama dalam pertemuan itu. Kabupaten Kubu Raya masih menghadapi ancaman karhutla akibat musim kemarau panjang, terutama di kawasan lahan gambut yang mudah terbakar saat curah hujan menurun.

Kapolres Kubu Raya AKBP Rensa S. Aktadivia berserta jajaran lakukan Penguatan koordinasi lintas instansi menjadi langkah strategis dalam menghadapi situasi Karhutla di wilayah Kabupaten Kubu Raya (Foto : Polres Kubu Raya).

Di lapangan, personel gabungan yang terdiri atas TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, pemerintah daerah, relawan, hingga Masyarakat Peduli Api terus melaksanakan patroli, pemadaman, dan pendinginan guna mencegah api meluas maupun muncul kembali.

Menurut AKBP Rensa, keberhasilan penanganan karhutla tidak hanya diukur dari cepatnya api dipadamkan, tetapi juga dari kemampuan seluruh pihak mencegah kebakaran kembali terjadi melalui langkah-langkah preventif yang melibatkan masyarakat.

"Kita tidak boleh bekerja sendiri-sendiri. Karhutla adalah tanggung jawab bersama. Pencegahan harus menjadi prioritas karena jauh lebih efektif daripada memadamkan api yang sudah meluas. Di sinilah pentingnya sinergi seluruh stakeholder agar setiap potensi kebakaran bisa ditangani sejak awal," tegasnya.

Ia menambahkan, patroli terpadu di kawasan rawan karhutla akan terus ditingkatkan. Selain pemantauan titik panas, edukasi kepada masyarakat juga diperkuat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

Selain penanganan karhutla, pertemuan tersebut juga membahas perkembangan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Kubu Raya. Berbagai potensi gangguan, mulai dari kriminalitas hingga konflik sosial, menjadi perhatian bersama melalui penguatan komunikasi dan koordinasi.

Dandim 1207/Pontianak Kolonel Inf. Robby Firdaus menyambut baik penguatan sinergi tersebut. Menurutnya, hubungan yang harmonis antara TNI dan Polri menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas wilayah, melindungi masyarakat, serta memastikan penanganan karhutla berjalan lebih efektif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....