45 Hotspot Terdeteksi di Kabupaten Sambas

  • 09 Sep 2026 13:55 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Sambas - Sebanyak 45 titik panas atau hotspot terdeteksi di wilayah Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, melalui aplikasi Lancang Kuning pada Selasa, 8 September 2026. Dari total tersebut, 37 titik berada di Kecamatan Teluk Keramat, enam titik di Kecamatan Galing, dan dua titik lainnya terpantau di Kecamatan Jawai.

‎‎Menindaklanjuti temuan tersebut, tim gabungan yang terdiri atas personel Polres Sambas, BKO Brimob Mabes Polri, TNI, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta instansi terkait langsung melakukan penanganan di sejumlah lokasi. ‎Upaya yang dilakukan meliputi pemadaman, pembasahan, hingga pendinginan untuk mencegah api kembali muncul dan meluas. Salah satu lokasi yang menjadi fokus penanganan berada di Desa Tri Mandayan, Kecamatan Teluk Keramat.

‎‎Kasi Humas Polres Sambas AKP Sadoko Kasih Wiyono mengatakan, pemantauan titik panas terus dilakukan menggunakan aplikasi Lancang Kuning sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). ‎‎Menurutnya, setiap hotspot yang terpantau menjadi acuan petugas untuk melakukan pengecekan sekaligus penanganan langsung di lapangan.

‎‎“Polres Sambas bersama seluruh unsur terkait terus bergerak melakukan pemadaman dan pendinginan terhadap titik-titik yang terpantau. Penanganan dilakukan secara bersama-sama untuk mencegah api meluas dan memastikan kondisi di lokasi benar-benar aman,” ujar Sadoko, Rabu 9 September 2026.‎

‎Dari hasil pengecekan di lapangan, area yang masih terbakar di Desa Sungai Baru diperkirakan mencapai dua hektare. Kondisi sumber air di lokasi masih dinilai mencukupi untuk menunjang proses pemadaman. Sementara itu, pemilik lahan yang terbakar hingga kini masih belum diketahui.

Baca juga: BPBD Kalbar Fokuskan Penanganan Karhutla di Ketapang dan Kubu Raya

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....