Wali Kota Ajak Ngopi Bareng Media, Bahas Perkembangan Bandara Singkawang
- 27 Jul 2026 08:41 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Singkawang – Pemerintah Kota Singkawang menggelar “Ngopi Bareng Media” bersama insan pers se-Kota Singkawang untuk mengupas perkembangan Bandara Singkawang, Jumat, 24 Juli 2026. Forum yang dipimpin Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie itu menjadi ruang dialog sekaligus meluruskan informasi yang berkembang di masyarakat terkait pembangunan bandara.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Singkawang Muhammadin, Sekretaris Daerah, Asisten Administrasi Umum, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Satuan Pelayanan Bandara Singkawang, serta para jurnalis dari berbagai media.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota Tjhai Chui Mie menyebutkan bahwa kewenangan Pemerintah Kota Singkawang dalam pembangunan Bandara Singkawang hanya sebatas pengadaan lahan dan pengusulan pembangunan kepada pemerintah pusat.
“Perlu kami luruskan bahwa kewenangan Pemerintah Kota Singkawang hanya pada pengadaan lahan dan mengusulkan pembangunan bandara melalui proposal kepada Komisi V DPR RI serta Kementerian Perhubungan RI,” kata Tjhai Chui Mie.
Ia menjelaskan, seluruh pembiayaan pembangunan Bandara Singkawang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), sehingga pengelolaan anggaran sepenuhnya menjadi kewenangan Kementerian Perhubungan.
“Anggaran pembangunan bandara berasal dari APBN. Penggunaan anggarannya berada di Kementerian Perhubungan, sehingga bukan menjadi kewenangan Pemerintah Kota Singkawang,” tegasnya.
Tjhai Chui Mie juga memastikan seluruh proses pembangunan telah melalui mekanisme pengawasan, termasuk pemeriksaan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain meluruskan berbagai informasi yang sempat menjadi perhatian publik, ia menyebutka dampak ekonomi yang mulai dirasakan sejak Bandara Singkawang beroperasi.
Menurut Tjhai Chui Mie, manfaat kehadiran bandara tidak hanya diukur dari aktivitas penerbangan, tetapi juga dari meningkatnya mobilitas masyarakat dan kunjungan wisatawan yang berdampak pada perputaran ekonomi daerah.
Berdasarkan data tahun 2025, jumlah kunjungan ke Kota Singkawang mencapai sekitar satu juta orang. Kondisi tersebut mendorong peningkatan aktivitas sektor transportasi, perhotelan, kuliner, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Ke depan, pemerintah terus mendorong pengembangan Bandara Singkawang, termasuk rencana pembangunan apron untuk meningkatkan kapasitas pelayanan pesawat.
Pengembangan itu diharapkan membuka peluang penambahan rute penerbangan baru, termasuk tujuan Yogyakarta dan Surabaya.
Wali Kota mengajak media massa terus menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan berdasarkan fakta agar masyarakat memperoleh informasi yang benar.
“Media memiliki peran penting dalam memberikan informasi yang benar kepada masyarakat. Saya berharap setiap pemberitaan disampaikan sesuai fakta. Media tangguh, Singkawang maju,” ujarnya. (Gun)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....