Tjhai Chui Mie Hadiri Pembukaan Diktukba Polri 2026
- 23 Jul 2026 14:37 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Singkawang – Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, menghadiri Upacara Pembukaan Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Polri Tahun Anggaran 2026 di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Kalimantan Barat, Kelurahan Sagatani, Kecamatan Singkawang Selatan, Senin, 20 Jul 2026.
Upacara pembukaan dipimpin Wakapolda Kalbar Brigjen Pol. Hindarsono yang membacakan amanat Kalemdiklat Polri. Kegiatan turut dihadiri jajaran pejabat utama Polda Kalbar, unsur Forkopimda, kepala daerah, serta para Kapolres se-Kalimantan Barat, termasuk Kapolres Singkawang AKBP Dody Yudianto Arruan.
Dalam rangkaian upacara, Wali Kota Tjhai Chui Mie juga mengikuti prosesi penyiraman air kembang kepada para calon siswa Bintara Polri. Tradisi tersebut menjadi simbol doa dan harapan agar para peserta didik dapat menjalani pendidikan dengan baik serta kelak menjadi anggota Polri yang berintegritas dan berdedikasi dalam melayani masyarakat.
Dalam amanat Kalemdiklat Polri yang dibacakan Wakapolda Kalbar, disampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta didik yang telah lolos seleksi dan berhak mengikuti pendidikan pembentukan Bintara Polri berkemampuan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT). Para siswa diharapkan mampu berkembang menjadi insan Bhayangkara yang profesional, berintegritas, dan siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Pendidikan pembentukan Bintara Polri Tahun Anggaran 2026 akan berlangsung selama lima bulan dengan total 4.792 peserta didik di seluruh Indonesia. Sebanyak 708 peserta wanita mengikuti pendidikan di Sepolwan Lemdiklat Polri, sedangkan 4.084 peserta pria menjalani pendidikan di 31 SPN Polda.
Khusus di SPN Polda Kalbar, sebanyak 66 siswa Bintara resmi memulai pendidikan untuk dipersiapkan menjadi personel Polri yang memiliki kompetensi di bidang pelayanan kepolisian.
Mengusung tema “Membangun Keutamaan Pendidikan Polri yang Berbasis Moral dan Literasi untuk Mendukung Program Kedaulatan Pangan, Energi, dan Ekonomi yang Produktif serta Inklusif,” pendidikan tahun ini menitikberatkan pada pembentukan karakter, penguatan moral, integritas, serta kemampuan literasi melalui kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE).
Wakapolda Kalbar juga berpesan kepada seluruh peserta didik agar menjaga disiplin, meningkatkan keimanan, memperkuat semangat belajar, serta membangun kerja sama selama menjalani pendidikan. Menurutnya, setiap tantangan yang dihadapi merupakan bagian dari proses pembentukan karakter menuju Bhayangkara yang tangguh, humanis, dan siap mengabdi kepada masyarakat.
Di akhir amanat, Wakapolda menegaskan kepada seluruh tenaga pendidik, instruktur, dan pengasuh agar menyelenggarakan pendidikan secara profesional, tegas, adil, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan. Pendidikan yang berkualitas, katanya, harus mampu membentuk karakter, kedisiplinan, dan integritas, sehingga melahirkan Bintara Polri Presisi yang siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (MC)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....