Astra Motor Kalbar Gencarkan Kampanye #CariAman Tekan Kecelakaan

  • 23 Jul 2026 10:52 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Astra Motor Kalimantan Barat (Kalbar) terus mengintensifkan edukasi keselamatan berkendara melalui kampanye #CariAman untuk meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus menekan angka kecelakaan lalu lintas di Kalbar. Instruktur Safety Riding Astra Motor Kalbar, Febri Andrian, mengatakan keselamatan berkendara tidak cukup hanya memahami aturan lalu lintas, tetapi juga harus dibarengi kemampuan mengenali potensi bahaya di jalan.

"Cari Aman bukan sekadar paham peraturan berkendara, tetapi juga memahami berbagai potensi bahaya di jalan. Tujuannya untuk mengurangi risiko dan menghindari terjadinya kecelakaan," ujar Febri saat Sosialisasi Edukasi Safety Riding dari PT. Astra International, Tbk - Honda (Astra Motor Kalbar) di RRI Pontianak, Kamis, 23 Juli 2026.

Menurutnya, pengendara perlu membiasakan diri menerapkan teknik berkendara yang aman, mulai dari mengenali kondisi berbahaya, melakukan pengereman dengan benar, hingga menerapkan berbagai tips keselamatan saat berkendara. Ia juga mengingatkan pentingnya memastikan seluruh aspek keselamatan sebelum memulai perjalanan.

"Pastikan perlengkapan berkendara digunakan dengan benar, kondisi kendaraan layak jalan, kesehatan pengendara dalam keadaan baik, serta surat-surat kendaraan lengkap. Semua itu menjadi bagian penting dari keselamatan berkendara," katanya.

Febri mengungkapkan, berdasarkan data tahun 2024, kelompok usia produktif menjadi penyumbang angka kecelakaan lalu lintas tertinggi, yakni mencapai sekitar 56 persen dari total kasus. Kondisi tersebut menjadi perhatian dalam pelaksanaan program edukasi keselamatan berkendara.

Kepala Stasiun RRI Pontianak, Budi Suwarno sampaikan pentingnya edukasi safety riding bagi masyarakat, terlebih angkasawan/angkasawati RRI Pontianak (Foto : RRI/Harmanta).

Untuk itu, Astra Motor Kalbar terus memperluas jangkauan sosialisasi ke berbagai kalangan, mulai dari siswa sekolah dasar, pelajar, mahasiswa, perusahaan, instansi pemerintah hingga masyarakat umum. "Kami rutin melakukan edukasi dari tingkat sekolah dasar sampai perguruan tinggi, juga ke perusahaan, instansi, komunitas, dan masyarakat. Harapannya budaya keselamatan berkendara semakin tertanam sejak usia dini," ucapnya.

Selain menggelar sosialisasi secara mandiri, Astra Motor Kalbar juga berkolaborasi dengan Polresta Pontianak dan Jasa Raharja dalam berbagai kegiatan edukasi keselamatan lalu lintas. Salah satunya melalui sosialisasi kepada anak-anak mengenai pentingnya keselamatan saat berkendara bersama orang tua yang digelar di SD Negeri 74 Pontianak pada 20 Juli lalu.

Menurut Febri, kolaborasi lintas sektor menjadi langkah penting untuk membangun budaya tertib berlalu lintas di masyarakat. "Kami memiliki target pada 2030 menuju Zero Incident dan Zero Fatality. Mungkin kecelakaan masih bisa terjadi, tetapi kami ingin dampaknya dapat ditekan seminimal mungkin melalui edukasi yang berkelanjutan," katanya.

Sementara itu Kepala Stasiun RRI Pontianak, Budi Suwarno, mengatakan edukasi safety riding menjadi kebutuhan masyarakat yang tidak boleh diabaikan mengingat masih tingginya angka kecelakaan lalu lintas. Menurutnya, kecelakaan tidak hanya dipengaruhi oleh kurangnya pengetahuan tentang cara berkendara yang aman, tetapi juga perilaku dan mental pengendara di jalan.

"Safety riding menjadi salah satu kebutuhan masyarakat yang tidak boleh dan tidak bisa diabaikan. Banyak kecelakaan terjadi karena masyarakat belum memahami cara berkendara yang aman, selain juga dipengaruhi perilaku dan mental pengendara," ujarnya.

Budi menilai edukasi keselamatan akan lebih efektif jika dilakukan melalui kolaborasi berbagai pihak. Karena itu, ia mendukung sinergi antara Astra Motor Honda, kepolisian, Jasa Raharja, dan RRI dalam menyampaikan informasi keselamatan berkendara kepada masyarakat.

"Honda memiliki peran penting dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, begitu juga aparat kepolisian dan Jasa Raharja. Kolaborasi ini perlu terus diperkuat bersama RRI agar informasi keselamatan berkendara dapat menjangkau lebih banyak masyarakat melalui konten-konten edukatif yang bermanfaat," katanya.

Baca juga: Minibus Tabrak Motor di Arteri Supadio, Dua Luka Berat

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....