SPM Kalbar Bagikan 3.000 Masker kepada Pengendara di Pontianak Timur
- 29 Agt 2026 17:30 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak - Kepedulian terhadap kondisi kualitas udara dan kabut asap di Kota Pontianak ditunjukkan salah satu Organisasi Melayu, Satria Pembela Melayu (SPM) Kalimantan Barat dengan membagikan sebanyak 3.000 masker kepada masyarakat, khususnya para pengguna jalan.
Aksi sosial tersebut melibatkan jajaran SPM Pontianak Timur serta Anggota Teknisi Ponsel Indonesia, dan dipusatkan di kawasan Lampu Merah Persimpangan Jalan Tanjung Raya, Pontianak Timur. Masker dibagikan secara langsung kepada pengendara yang melintas sebagai upaya membantu masyarakat melindungi saluran pernapasan dari paparan asap dan debu di tengah kondisi udara yang kurang baik.
Koordinator Lapangan yang juga Bendahara SPM Pusat, Wahyudi, Sabtu, 29 Agustus 2026, mengatakan pembagian masker merupakan bentuk kepedulian SPM terhadap masyarakat yang terdampak kondisi udara kurang sehat.
“Hari ini kami dari Satria Pembela Melayu membagikan 3.000 masker kepada masyarakat, khususnya para pengendara yang melintas di kawasan Tanjung Raya. Ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada masyarakat, karena mereka tetap harus beraktivitas di luar rumah di tengah kondisi udara yang kurang baik,” ujar Pria yang akrab disapa Pak Cik ini.
Menurutnya, penggunaan masker menjadi salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat untuk mengurangi paparan asap dan partikel debu, terutama bagi pengendara sepeda motor yang lebih banyak beraktivitas di ruang terbuka.
“Kami mengajak masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan. Kalau memang harus keluar rumah, gunakan masker. Jangan anggap sepele kondisi asap, karena kesehatan masyarakat menjadi tanggung jawab kita bersama,” tambahnya.
Pembagian masker menyasar pengendara roda dua maupun roda empat yang berhenti saat lampu lalu lintas menyala. Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk kepedulian SPM terhadap masyarakat yang setiap hari harus beraktivitas di luar rumah dan berpotensi terpapar asap.
SPM Kalbar berharap kegiatan tersebut tidak hanya membantu masyarakat dalam mengurangi paparan polusi udara, tetapi juga meningkatkan kesadaran untuk menjaga kesehatan ketika kualitas udara memburuk.
Masyarakat juga diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara semakin memburuk, menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, serta mengikuti informasi resmi mengenai kualitas udara dan perkembangan kabut asap di wilayah Kalimantan Barat.
Melalui kegiatan ini, SPM Kalbar menegaskan komitmennya untuk turut hadir di tengah masyarakat dan memberikan manfaat nyata, khususnya dalam menghadapi dampak kabut asap yang dapat mengganggu kesehatan dan aktivitas warga.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....