MAN 1 Pontianak Matangkan Persiapan menuju Adiwiyata Provinsi
- 16 Jul 2026 20:08 WIB
- Pontianak
Poin Utama
- MAN 1 Pontianak mempercepat persiapan penilaian Sekolah Adiwiyata tingkat Provinsi Kalimantan Barat dengan melibatkan seluruh warga madrasah dan koordinasi dengan instansi terkait.
- Kepala sekolah Sholihin HZ menegaskan komitmen penuh terhadap pemenuhan persyaratan administrasi dan teknis dengan penerapan skala prioritas meskipun waktu tinggal lima hari kerja.
- Pokja Keanekaragaman Hayati telah menginventarisasi seluruh tanaman di lingkungan madrasah dengan data lengkap dan telah mencapai progres 75 persen dalam penyelesaian dokumen penilaian.
RRI.CO.ID, Pontianak - MAN 1 Pontianak mempercepat seluruh persiapan menuju penilaian Sekolah Adiwiyata tingkat Provinsi Kalimantan Barat dengan melibatkan seluruh warga madrasah.
Kepala MAN 1 Pontianak, Sholihin HZ kepada RRI, Kamis, 16 Juli 2026 menegaskan pihaknya berkomitmen penuh memenuhi seluruh persyaratan administrasi maupun teknis demi meraih predikat Sekolah Adiwiyata tingkat provinsi. Berbagai dokumen pendukung disiapkan, personel ditempatkan sesuai bidang keahlian, serta koordinasi terus dilakukan bersama Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalimantan Barat, Kementerian Agama Kota Pontianak, dan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Barat.
"Semua persiapan kami lakukan secara terarah. Setiap kelompok kerja memiliki tugas dan indikator yang jelas agar seluruh persyaratan dapat dipenuhi tepat waktu," ujar Sholihin.
Menurutnya, dokumentasi menjadi salah satu aspek penting dalam penilaian. Setiap kegiatan harus mencantumkan pelaksana, lokasi, serta dampak yang dihasilkan. Keterlibatan kepala madrasah, guru, tenaga kependidikan, hingga siswa juga menjadi nilai tambah dalam proses penilaian Adiwiyata.
Meski waktu penyelesaian dokumen hanya tersisa sekitar lima hari kerja, MAN 1 Pontianak menerapkan skala prioritas agar seluruh proses pendaftaran dapat diselesaikan sesuai jadwal.
"Kami all out. Keterbatasan waktu tidak menjadi alasan untuk mengurangi kualitas persiapan. Semua tim fokus menyelesaikan tugasnya masing-masing," katanya.

Sholihin menambahkan, keterbatasan lahan di lingkungan madrasah disiasati dengan meningkatkan keanekaragaman hayati menggunakan pot dari barang bekas, bukan hanya menambah jumlah pohon. Selain itu, peserta didik baru yang mengikuti Masa Ta'aruf Siswa Madrasah (Matsama) diminta membawa tanaman dari rumah sebagai bagian pembentukan karakter peduli lingkungan sekaligus melibatkan orang tua dalam program madrasah.
Baginya, Adiwiyata bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi bagian dari upaya membangun budaya peduli lingkungan yang sejalan dengan visi MAN 1 Pontianak. Program tersebut telah membawa perubahan nyata, mulai dari pemilahan sampah, pengolahan kompos dan biopori, hingga penghematan penggunaan air.
Sementara itu, Ketua Pokja Keanekaragaman Hayati (Kehati) MAN 1 Pontianak, Heti Kurniati, mengatakan timnya telah melakukan pendataan seluruh tanaman yang ada di lingkungan madrasah, lengkap dengan nama lokal, nama ilmiah, lokasi, serta jumlah setiap jenis tanaman.
| Baca juga: Dua Kios Warung di Jalan Tabrani Terbakar |
"Semua tanaman kami inventarisasi dan dikelompokkan berdasarkan kategori, seperti tanaman hias dan pohon. Data itu menjadi bagian penting dalam dokumen penilaian Adiwiyata," ujar Heti.
Ia mengungkapkan, progres pekerjaan Pokja Keanekaragaman Hayati telah mencapai sekitar 75 persen. Tim optimistis seluruh dokumen dapat diselesaikan sebelum batas akhir pengunggahan.
Meski demikian, masih diperlukan penambahan beberapa jenis pohon peneduh dan tanaman yang memenuhi kriteria penilaian. Beberapa tanaman seperti terong pipit dan pepaya tidak masuk dalam kategori yang dinilai sehingga perlu diganti dengan jenis lain.
"Kami optimistis selesai tepat waktu. Kami juga telah mengajukan permohonan bantuan bibit pohon kepada instansi terkait agar koleksi tanaman yang memenuhi kriteria penilaian semakin lengkap," ucap Heti.
Baca juga: MAN 1 Pontianak Tutup Matsamuda, Petakan Potensi Murid Baru
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....