Pemkot Pontianak Pantau Pasokan Air Baku Selama Kemarau

  • 19 Sep 2026 16:03 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak, Kalimantan Barat masih memantau kondisi ketersediaan air baku untuk memastikan kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi di tengah musim kemarau dan dampak intrusi air laut. Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan, keberlanjutan pasokan air tawar dari luar daerah akan disesuaikan dengan kondisi sumber air baku, terutama perkembangan hujan di wilayah hulu.

“Kita lihat kondisi. Beberapa air terakhir ini di hulu kemarin seperti hujan. Ini juga menawarkan air baku kita yang di Kapuas,” ujar Edi, Sabtu, 19 September 2026.

Menurutnya, apabila kondisi darurat masih berlangsung dan hujan di wilayah hulu belum mencukupi kebutuhan air baku, pasokan air tawar dari luar daerah masih diperlukan. “Kalau memang ini masih darurat, belum ada hujan di hulu, ya kita masih berlanjut,” katanya.

Edi menjelaskan, Pemerintah Kota Pontianak saat ini berupaya memastikan masyarakat tetap mendapatkan layanan air bersih di tengah kondisi kualitas dan ketersediaan air baku yang terdampak musim kemarau. Salah satu bentuk dukungan datang dari pengusaha perkapalan yang membantu mengangkut air tawar dari wilayah Kabupaten Kubu Raya menuju Kota Pontianak.

Edi mengapresiasi dukungan tersebut karena penanganan kebutuhan air bersih membutuhkan kerja sama antara pemerintah dan berbagai pihak. “Yang penting, saya ingin masyarakat terlayani. Inilah kita gotong royong dengan pengusaha-pengusaha angkutan pelayaran, ini yang luar biasa,” ujarnya.

Ia menegaskan, pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat menjadi perhatian pemerintah selama kondisi kemarau masih berdampak terhadap ketersediaan air baku. Pemerintah Kota Pontianak selanjutnya akan melihat perkembangan kondisi cuaca dan ketersediaan air di wilayah hulu sebagai dasar menentukan kebutuhan pasokan air tawar berikutnya.

Baca juga: FPK Kalbar Salurkan 6.000 Liter Air dan Masker untuk Warga Kubu Raya

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....