Pusdalops BPBD Kalbar Tingkatkan Respons Cepat Penanganan Bencana

  • 09 Jul 2026 22:53 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Provinsi Kalimantan Barat terus memperkuat pemantauan dan penyebaran informasi kebencanaan guna memastikan respons cepat terhadap setiap kejadian di seluruh wilayah Kalimantan Barat. Penguatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana.

Operator Pusdalops BPBD Kalimantan Barat, Alang, mengatakan petugas Pusdalops memiliki peran penting dalam memantau berbagai potensi bencana, menerima laporan dari BPBD kabupaten dan kota, serta melakukan verifikasi data sebelum diteruskan kepada pimpinan dan instansi terkait sebagai dasar pengambilan keputusan.

"Pusdalops siaga selama 24 jam untuk menerima laporan kejadian, memverifikasi informasi, serta mengoordinasikan penyampaian data kepada pihak terkait agar penanganan bencana dapat dilakukan dengan cepat dan tepat," kata Alang di Pontianak, Kamis, 9 Juli 2026.

Selain menerima laporan, Pusdalops juga menyusun laporan situasi kebencanaan secara berkala, mengoperasikan sistem informasi kebencanaan, serta menyebarluaskan peringatan dini kepada masyarakat berdasarkan informasi dari lembaga teknis seperti BMKG. Seluruh data yang dihimpun menjadi dasar koordinasi dalam penanganan bencana.

Menurut Alang, kecepatan penyampaian informasi yang didukung data akurat menjadi faktor penting dalam mendukung langkah penanganan di lapangan. Karena itu, koordinasi antara BPBD provinsi, BPBD kabupaten dan kota, serta instansi terkait terus diperkuat agar setiap kejadian dapat ditangani secara efektif.

Ia juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan apabila menemukan kejadian bencana maupun potensi bencana di lingkungan sekitar. Laporan yang cepat dan akurat dinilai mampu membantu petugas melakukan verifikasi serta menentukan langkah penanganan sesuai kondisi di lapangan.

Melalui penguatan fungsi Pusdalops, BPBD Provinsi Kalimantan Barat berharap sistem informasi kebencanaan semakin responsif dan mampu mendukung pengambilan keputusan secara cepat. Dengan kolaborasi antara pemerintah, instansi terkait, dan masyarakat, dampak bencana diharapkan dapat diminimalkan serta keselamatan warga lebih terjamin.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....