Karhutla di Ketapang Renggut Satu Korban Jiwa
- 05 Agt 2026 11:23 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Ketapang – Bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Desa Sungai Pelang, Kecamatan Matan Hilir Selatan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, merenggut satu korban jiwa pada Selasa, 4 Agustus 2026 malam.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ketapang Yunifar Purwantoro membenarkan adanya korban jiwa saat terjadi karhutla. Korban bernama Taufiq, usia 26 tahun warga Desa Sungai Besar Kecamatan Matan Hilir Selatan.
"Saat kejadian korban hendak pulang kerja dan diduga berupaya menerobos Jalan Poros Sungai Pelang–Tumbang Titi yang saat itu berada di titik kebakaran. Kepulan asap tebal diduga membatasi jarak pandang membuat korban terjebak dan terjatuh serta meninggal dalam keadaan hangus terbakar," ucap Yunifar usai mengikuti Rakor kepala BPBD se-Kalimantan Barat di Kantor BPBD Kalbar, Rabu, 5 Agustus 2026 pagi.
Yunifar menjelaskan berdasarkan informasi yang dihimpun sampai Rabu, 5 Agustus 2026 pukul 04.00 wib, korban kathutla ada dua orang, selain almarhum Taufiq, ada satu warga bernama Daryono usia diperkirakan 60 tahun warga Tumbang Titi ditemukan dalam keadaan selamat.
"Selanjutnya korban selamat langsung kami larikan ke RSUD Agusdjam Ketapang untuk penanganan lebih lanjut. Berdasarkan rekaman video yang diperoleh menunjukkan kobaran api membesar dan melalap lahan di sepanjang kawasan tersebut. Asap pekat menyelimuti badan jalan hingga mengurangi jarak pandang dan membahayakan pengguna jalan yang melintas," ucap Yunifar, menjelaskan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....