Kanwil Kemenkum Kalbar Dukung Pemberantasan Trans-Internasional Crime

  • 06 Jul 2026 16:44 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Komando Daerah Militer XII/Tanjungpura menggelar upacara Pemusnahan Barang Bukti hasil Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Darat RI-Malaysia Wilayah Kalimantan Barat Periode 2025-2026, Bertempat di Lapangan Upacara Tidayu Markas Kodam XII/Tanjungpura, kegiatan dipimpin langsung oleh Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, dan disaksikan oleh Gubernur Provinsi Kalimantan Barat, Forkopimda, pimpinan TNI AD, AL, dan AU, Kepala BNN Provinsi, Kepala Kanwil Bea dan Cukai, Kepala Kanwil Ditjen Imigrasi, Kepala Balai POM Pontianak, serta perwakilan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Barat. Senin (6/7).

Barang bukti yang dimusnahkan merupakan hasil operasi Satgas Pamtas di sepanjang perbatasan darat RI-Malaysia, meliputi 20 pucuk senjata lantak, 30 pucuk senjata bowman, 5 pucuk pistol, sabu-sabu seberat 55.355,5 gram, ganja seberat 12.169,5 gram, 30 butir pil ekstasi, 312 botol minuman keras ilegal, serta 1.586 gram sisik trenggiling. Kegiatan ditutup dengan penandatanganan Berita Acara Pemusnahan dan foto bersama seluruh pihak yang hadir.

Kepala Kanwil Kemenkum Kalbar, Jonny Pesta Simamora, menegaskan bahwa kehadiran Kanwil Kemenkum Kalbar dalam kegiatan ini mencerminkan komitmen institusi dalam mendukung pemberantasan kejahatan lintas negara di wilayah perbatasan.

"Kalimantan Barat sebagai provinsi yang berbatasan langsung dengan Malaysia memiliki tantangan tersendiri dalam mencegah masuknya narkotika, senjata ilegal, dan berbagai barang selundupan lainnya. Kanwil Kemenkum Kalbar berkomitmen memperkuat sinergi lintas sektoral bersama TNI, Polri, BNN, Bea Cukai, Imigrasi, dan seluruh pemangku kepentingan, agar langkah-langkah preventif dan penegakan hukum di perbatasan dapat berjalan semakin efektif dan komprehensif," tegas Jonny.

Ia menambahkan bahwa pemusnahan barang bukti ini menjadi sinyal kuat bagi para pelaku kejahatan bahwa wilayah perbatasan Kalimantan Barat terus diawasi secara ketat melalui sinergi lintas instansi yang terkoordinasi.

Sebagai tindak lanjut, Kanwil Kemenkum Kalbar akan terus meningkatkan koordinasi dan sinergitas lintas sektoral dalam rangka meminimalisasi transnational crime di wilayah perbatasan RI-Malaysia, khususnya terkait penyelundupan narkotika dan barang-barang ilegal lainnya, melalui langkah-langkah strategis preventif yang komprehensif dan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....