Berdiri dari Swadaya, Masjid As-Salam Pontianak Terus Berbenah Layani Umat

  • 26 Jun 2026 13:28 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak – Masjid As-Salam yang berlokasi di Jalan Kesehatan, Kota Baru, Kecamatan Pontianak Selatan, Kota Pontianak terus berkembang sebagai pusat ibadah dan pembinaan umat. Dibangun secara swadaya oleh masyarakat sejak 1995 dan mulai direnovasi dan digunakan pada 2016, pembangunan masjid hingga kini telah mencapai sekitar 90 persen.

Pengurus Masjid As-Salam, Haji Sugianto, mengatakan proses pembangunan dilakukan secara bertahap berkat dukungan jemaah tanpa bantuan anggaran dari pemerintah. "Alhamdulillah, Masjid As-Salam ini dibangun sejak 1995. Sampai sekarang pembangunannya belum begitu sempurna, baru sekitar 90 persen," ujarnya.

Meski masih dalam tahap penyempurnaan, fasilitas lantai dua sebenarnya sudah siap digunakan. Namun, hingga kini sebagian besar jamaah masih memilih melaksanakan salat di lantai dasar.

"Sebenarnya lantai dua sudah bisa dipakai, tetapi jamaah belum banyak yang naik ke atas. Saat ini juga digunakan untuk kegiatan TPA," katanya.

Untuk kapasitas, lantai satu mampu menampung sekitar seribu jamaah. Sementara jika lantai dua dimanfaatkan secara optimal, daya tampung akan bertambah sehingga dapat melayani lebih banyak masyarakat saat pelaksanaan salat berjamaah maupun kegiatan keagamaan lainnya.

Selain menjadi tempat ibadah, Masjid As-Salam juga aktif menyelenggarakan berbagai kegiatan pembinaan umat. Setiap pekan rutin digelar tausiyah, kajian fiqih, hingga kajian tauhid yang diikuti jamaah dari berbagai kalangan.

"Setiap malam Senin ada tausiyah dari jamaah tabligh, malam Rabu ada kajian fiqih, dan malam Sabtu ada kajian tauhid setelah Magrib," katanya, menjelaskan.

Masjid As-Salam berdiri di atas tanah wakaf yang proses penyerahannya telah mendapat persetujuan dari pemerintah daerah dan DPRD setempat. Menurutnya, seluruh pembangunan masjid hingga saat ini merupakan hasil gotong royong masyarakat.

"Ini murni swadaya jamaah Masjid As-Salam dan masyarakat sekitar. Tidak ada bantuan dari pemerintah, baik dari kota maupun provinsi," ucapnya.

Ia berharap masyarakat yang memiliki kelebihan rezeki dapat ikut berpartisipasi dalam penyelesaian pembangunan masjid. "Kami tidak memaksa ataupun meminta-minta. Siapa saja yang ingin menyumbang untuk Masjid As-Salam, kami terima dengan lapang dada. Semoga menjadi amal ibadah bagi semuanya," katanya, mengakhiri.

Baca juga: Berawal dari Langgar, Masjid Al-Qayyim Kini Pusat Dakwah Umat

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....