Emak-Emak Kayong Utara Dirikan Dapur Umum untuk Relawan Karhutla
- 22 Sep 2026 09:58 WIB
- Pontianak
Poin Utama
- Kelompok emak-emak di Kabupaten Kayong Utara secara swadaya mendirikan dapur umum untuk mendukung operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan yang sedang berlangsung.
- Dengan peralatan seadanya, ibu-ibu rumah tangga bergotong-royong menyuplai kebutuhan logistik kepada para petugas dan relawan yang bekerja memadamkan api di lapangan.
- Aksi kemanusiaan ini menunjukkan solidaritas dan partisipasi masyarakat lokal dalam menghadapi bencana kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kayong Utara.
RRI.CO.ID, Kayong Utara - Di tengah kepulan asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang masih mengepung Kabupaten Kayong Utara, sebuah aksi kemanusiaan yang mengharukan datang dari kelompok emak-emak di wilayah tersebut.
Dengan peralatan seadanya, sejumlah ibu-ibu rumah tangga bergotong-royong mendirikan dapur umum swadaya untuk memasok kebutuhan logistik para petugas dan relawan yang berjibaku memadamkan api di lapangan.
Aksi ini terekam dalam unggahan akun @suarakayongutara. Dalam video tersebut terlihat para relawan perempuan sibuk mengaduk masakan di wajan besar, membungkus nasi, dan menyiapkan hidangan di lokasi dapur darurat yang sederhana.
Salah satu warga, Mia Sari Heryati, warga Kayong Utara, turut terlibat dalam kegiatan tersebut. Ia bersama emak-emak lainnya bahu-membahu memastikan asupan nutrisi bagi para pejuang api tetap terjaga.
"Karena kita inikan swadaya dari warga, kita ingin membantu petugas atau relawan yang sedang memadamkan api di lokasi karhutla," begitu keterangan Mia Sari Heryati dalam video, menggambarkan betapa beragam upaya mereka menyiapkan logistik terbaik dengan keterbatasan yang ada, Minggu, 20 September 2026.
Seperti diketahui, peran dapur umum ini menjadi garda terdepan dalam menjaga stamina para petugas di lapangan. Tanpa dukungan logistik yang memadai, upaya pemadaman Karhutla yang membutuhkan tenaga ekstra di bawah terik dan kabut asap tidak akan berjalan maksimal.
Namun di balik semangat gotong royong tersebut, para pengelola dapur umum menghadapi kendala serius. Keterbatasan bahan pokok dan minimnya sarana pendukung menjadi tantangan utama.
Para relawan dapur umum berharap adanya perhatian dan bantuan berkelanjutan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Kayong Utara agar dapur swadaya ini bisa terus beroperasi selama masa penanganan Karhutla masih berlangsung.
Aksi emak-emak Kayong Utara ini menjadi bukti bahwa penanganan bencana tidak hanya bertumpu pada mereka yang di garis depan api, tetapi juga pada kekuatan solidaritas warga di belakang layar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....