Pemkot Perkuat Infrastruktur Pengendalian Banjir
- 19 Jun 2026 20:59 WIB
- Pontianak
Poin Utama
- Pemkot Kota Pontianak
- Penanganan Banjir
- Saluran Drainase
RRI.CO.ID, Pontianak - Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menanggapi persoalan banjir yang sempat melanda sejumlah wilayah di Kota Pontianak beberapa hari terakhir. Menurutnya, kondisi topografi Kota Pontianak yang relatif flat (datar) menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan genangan saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi bersamaan dengan pasang air laut.
"Kota Pontianak topografinya datar. Kemarin hujan berlangsung lebih dari tiga jam dengan intensitas yang cukup besar. Kedua, sekarang terjadi air pasang (rob) yang mencapai sekitar dua meter, puncaknya terjadi pada malam hari jam 9 atau jam 10 malam," jelasnya, Kamis, 18 Juni 2026.
Untuk mengurangi risiko banjir, Pemkot Pontianak terus melakukan berbagai langkah penanganan, seperti normalisasi dan pengerukan parit - parit yang ada atau saluran drainase, pengembangan sistem pompanisasi, hingga penggantian sejumlah jembatan yang dinilai menghambat aliran air.
"Kami memiliki program pompanisasi dan akan menambah dua unit pompa. Selain itu, beberapa jembatan yang menghambat percepatan aliran air juga akan diganti," ungkapnya.
Edi menegaskan, penanganan banjir di Pontianak tidak bisa dilakukan secara parsial karena berkaitan dengan sistem tata air yang lebih luas. Oleh sebab itu, Pemkot telah menyusun master plan pengendalian banjir dan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Balai Wilayah Sungai serta pemerintah provinsi.
"Masalah banjir di Pontianak tidak bisa diselesaikan oleh kota saja, tetapi harus melibatkan wilayah sekitar dan pemerintah provinsi karena sistem alirannya saling terhubung," katanya.
Baca juga: BPBD Kalbar Dorong Pemda Waspadai Banjir meski Hadapi Musim Kemarau
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....