
Saat ini, frekuensi penerbangan rute Singkawang–Jakarta tercatat dua kali per hari dan meningkat hingga empat kali pada periode tertentu seperti hari besar. Tren kenaikan jumlah penumpang, menurut dia, harus diimbangi dengan kesiapan infrastruktur agar tidak menghambat pertumbuhan.
Di sisi lain, Pemerintah Kota Singkawang terus mendorong sektor pariwisata sebagai pengungkit ekonomi. Promosi destinasi, kuliner, budaya, serta penyelenggaraan event menjadi strategi utama untuk menarik kunjungan wisatawan.
Ia menekankan pentingnya penjadwalan event secara konsisten sepanjang tahun. Ia menargetkan setiap bulan terdapat agenda kegiatan yang mampu meningkatkan daya tarik kota sekaligus mendukung sektor transportasi udara.
“Event yang tersusun baik akan berdampak luas, tidak hanya bagi masyarakat Singkawang, tetapi juga daerah sekitar,” katanya.
Ia menilai, penguatan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, khususnya UMKM kuliner, memiliki efek berganda (multiplier effect) yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi regional.
“Dengab berbagai langkah ini, saya berharap konektivitas yang semakin baik dan aktivitas pariwisata yang meningkat dapat berjalan beriringan, sehingga memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas dan berkelanjutan,” ujarnya.