Singkawang Mooncake Festival Jadi Penggerak Ekonomi UMKM
- 22 Sep 2026 15:05 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Singkawang – Singkawang Mooncake Festival 2026 tak hanya menjadi ruang pelestarian budaya masyarakat. Festival yang digelar 21-27 September 2026 itu turut menjadi etalase produk lokal sekaligus menggerakkan roda ekonomi ratusan pelaku UMKM di Kota Singkawang.
Berpusat di Jalan Sejahtera, kawasan Vihara Tri Dharma Bumi Raya, festival tersebut menghadirkan berbagai stan UMKM yang menawarkan aneka kuliner, makanan dan minuman, hingga cenderamata khas Singkawang.
Kehadiran pelaku UMKM menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem wisata berbasis budaya. Produk yang ditawarkan tak sekadar menjadi komoditas jual-beli, tetapi juga diarahkan sebagai daya tarik wisata kuliner dan pusat oleh-oleh khas Singkawang.
Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie mengatakan, kegiatan budaya harus memberikan dampak nyata bagi perekonomian masyarakat.
“Selain untuk melestarikan budaya dan membangun ekosistem wisata, kegiatan ini juga harus menjadi motor penggerak bagi perekonomian di Kota Singkawang,” kata Tjhai Chui Mie saat mengunjungi stan UMKM seusai pembukaan resmi festival, Senin (21/9/2026) malam.
Menurutnya, geliat ekonomi dari berbagai event budaya perlu berjalan beriringan dengan penguatan sektor pariwisata. Semakin banyak wisatawan yang datang, semakin terbuka pula peluang bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produk mereka.
Festival ini juga menghadirkan beragam kue bulan atau mooncake dengan berbagai varian rasa. Produk khas perayaan masyarakat Tionghoa tersebut diproduksi langsung oleh pelaku usaha asal Singkawang.
Tak hanya mengandalkan produk yang dijual, Tjhai Chui Mie menilai pengalaman wisatawan selama berada di Singkawang juga menjadi bagian penting dalam membangun daya tarik kota.
“Keramahan masyarakat menjadi daya tarik yang mengundang orang untuk datang ke Singkawang,” ujarnya.
Karena itu, ia mengajak masyarakat bersama-sama menjaga keamanan, kenyamanan, kebersihan dan kerapian kota selama festival berlangsung.
“Semakin dikenal, kita juga harus semakin sadar menjaga kebersihan dan kerapian kota,” katanya.
Menurutnya, kota yang bersih, rapi, aman dan nyaman akan memperkuat citra Singkawang sebagai kota pariwisata. Kondisi tersebut sekaligus menciptakan ruang yang lebih besar bagi UMKM untuk berkembang. (Gun)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....