Macet Kapuas 2, Pengusaha Desak Solusi Cepat

  • 04 Apr 2026 14:15 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak : Kemacetan kronis di Jembatan Kapuas 2 dikeluhkan pengusaha karena picu kerugian ekonomi dan ganggu aktivitas harian warga Pontianak. Pengusaha properti dan otomotif Kalimantan Barat, Eddy Budiyanto, menyampaikan keluhan serius terkait kemacetan rutin di kawasan Jembatan Tol Kapuas 2 yang dinilai kian meresahkan masyarakat.

Ia menegaskan, kondisi lalu lintas yang padat tidak hanya menghambat mobilitas, tetapi juga memicu peningkatan biaya hidup masyarakat. Kemacetan menyebabkan konsumsi bahan bakar meningkat, waktu terbuang di jalan, serta berdampak langsung pada produktivitas harian.

“Pedagang, kurir, hingga anak-anak sekolah ikut terdampak. Banyak yang terlambat, bahkan pengemudi ojek kehilangan pendapatan saat terjebak macet,” ujar Eddy di Pontianak," Sabtu, 4 April 2026.

Selain itu, ia juga menyoroti masih adanya kendaraan berat seperti truk tronton yang melintas pada jam-jam sibuk. Kondisi ini dinilai memperparah kemacetan sekaligus meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas. Eddy mengaku prihatin terhadap sejumlah insiden kecelakaan yang melibatkan pengendara sepeda motor, khususnya ibu-ibu yang tengah mengantar anak sekolah dan tertabrak kendaraan besar.

Sebagai solusi, ia mendorong Pemerintah Provinsi Kalbar bersama DPRD Provinsi Kalbar untuk segera merealisasikan pembangunan duplikasi Jembatan Kapuas 2 serta jalan paralel menuju Tugu Alianyang. Menurutnya, infrastruktur tersebut akan memberikan dampak signifikan terhadap kelancaran arus lalu lintas serta meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari.

Lebih jauh, Eddy menilai kelancaran akses juga akan mendorong pertumbuhan kawasan di seberang Sungai Kapuas, sehingga tidak terjadi ketimpangan pembangunan yang selama ini terpusat di Pontianak Kota.

“Dengan akses yang lebih baik, Pontianak Timur dan Pontianak Utara bisa berkembang sebagai pusat bisnis dan pendidikan baru, sekaligus meningkatkan nilai properti di kawasan tersebut,” jelasnya.

Ia menambahkan, kemacetan yang terus terjadi saat ini telah menjadi hambatan serius bagi pertumbuhan ekonomi yang merata di Kota Pontianak. “Kalau tidak segera ditangani, kemacetan ini akan terus menjadi momok dan menghambat perkembangan kota secara keseluruhan,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....