BMKG Prediksi Kalbar Curah Hujan Minim
- 30 Jan 2026 20:32 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak - Koordinator Bidang Data dan Informasi (DATIN) BMKG Supadio Pontianak Sutikno, menegaskan berdasarkan pemantauan BMKG yang mengacu pada data dari sejumlah lembaga iklim dunia, kondisi indeks Niño dalam enam bulan ke depan berada pada fase netral. “Ini informasi bukan untuk menakut-nakuti. Saat ini, berdasarkan data dari beberapa badan iklim dunia, enam bulan ke depan indeks Nino berada dalam kondisi netral,” ujar Sutikno saat Ruang Terbuka Pro1 RRI Pontianak, Kamis, 29 Januari 2025.
Ia menerangkan, kondisi netral berarti pola iklim masih berada pada situasi yang terjadi saat ini berbeda dengan potensi la nina yang dapat meningkatkan curah hujan di sejumlah wilayah. “Netral artinya kondisi saat ini. Tapi ada potensi La nina, sehingga hujan bisa meningkat di daerah tertentu,” jelasnya.
Sutikno mencontohkan, saat ini wilayah Pulau Jawa mengalami curah hujan yang sangat tinggi. Hal tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor atmosfer, salah satunya siklus angin yang sedang dominan berada di wilayah Jawa. “Potensi cuaca itu dipengaruhi banyak faktor. Saat ini siklus angin berada di Jawa, sehingga hujan di sana sangat berlimpah,” katanya.
Sementara itu, untuk wilayah Kalimantan Barat, khususnya kawasan pesisir, BMKG memprediksi curah hujan masih relatif rendah dalam beberapa bulan ke depan. “Februari kami dapatkan wilayah pesisir Kalbar ini masih sulit hujan, masuk kategori rendah. Bulan Maret juga pesisir masih rendah,” ungkap Sutikno.
Ia menambahkan, peningkatan hujan mulai terjadi pada April hingga Mei, namun belum merata dan belum signifikan di wilayah pesisir. “April dan Mei mulai merata, tapi belum signifikan terutama untuk wilayah pesisir,” pungkasnya.
Baca juga:BPBD Kalbar Enggan Komentar Lahan Terbakar atau Dibakar
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....