1 Helikopter Jepang Chinook CH-47 Bergeser ke Ketapang Lakukan Water Bombing

  • 20 Sep 2026 22:58 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - 1 dari 3 Helikopter angkut berat Chinook CH-47 milik Pasukan Bela Diri Jepang (Japan Self-Defense Forces/JSDF) pada Minggu, 20 September 2026 pukul 08.00 pagi sudah bergeser dan diberangkatkan dari Pelabuhan Internasional Kijing Mempawah menggunakan kapal perang amfibi JS Kunisaki ke Kecamatan Kendawangan, untuk memperkuat operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.

Perwakilan Kementerian Pertahanan melalui Liaison Officer (LO) Chinook CH-47 Jepang, Kapten Pnb Dhimas Jati dari Wing Udara 22, Group Dua Heli mengatakan, 1 dari 3 helikopter Jepang angkut berat Chinook CH-47 pagi tadi sudah diberangkatkan dan malam ini masih dalam perjalanan menuju Kabupaten Ketapang.

"Diprediksikan 1 helikopter Chinook CH-47 akan tiba di Kabupaten Ketapang pada pukul 08.00 Senin besok dan akan melakukan cek rute terlebih dahulu di Bandara Rahardi Oesman Ketapang dan pemasangan barket, kemudian dilanjutkan melakukan cek rute di Desa Kendawangan Kiri dan Desa Pembedilan, Kecamatan Kendawangan.

"Untuk pelaksanaan water bombing di Kabupaten Ketapang akan dimulai usai melakukan cek rute. Dari cek rute itu diharapkan bisa mendapatkan hasil titik panas (hotspot) yang dijadikan prioritas untuk dilakukannya water bombing," kata Kapten Pnb Dhimas Jati usai mengikuti briefing bersama tim terpadu penanganan karhutla di ruang Pusdalops BPBD Kalbar, Minggu, 20 Sepetmber 2026 malam.

Dhimas Jati menuturkan, berdasarkan hasil briefing malam ini, BPBD Kalbar menyarankan agar helikopter Jepang Chinook CH-47 melakukan water bombing di Desa Pembedilan.

"1 dari 3 helikopter Jepang Chinook CH-47 ini difokuskan melakukan water bombing di Kabupaten Ketapang, sementara 2 lainnya masih berada di Pelabuhan Internasional Kijing, Kabupaten Mempawah untuk memadamkan karhutla di wilayah terdekat," ucap Dhimas Jati.

Kapten Pnb Dhimas Jati menjelaskan, untuk hari ini, 1 helikopter Chinook CH-47 Jepang yang berada di Kabupaten Mempawah tidak ada melakukan water bombing dikarenakan kondisi jarak pandang (visibility) masih sangat rendah sekali.

"Dari 3 helikopter Jepan Chinook CH-47 yang didatangkan membantu pemadaman karhutla di Kalbar, 2 difokuskan melakukan water bombing di Desa Malikian, Kecamatan Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah, sementara satunya difokuskan melakukan pemadaman di desa-des di Kecamatan Kendawangan, Kabupaten Ketapang," kata Dhimas Jati, menjelaskan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....