Polemik Final LCC 4 Pilar, Plt Kadisdikbud: Stop Narasi Menyudutkan SMAN 1 Sambas

  • 13 Mei 2026 09:34 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI Tingkat Provinsi Kalimantan Barat 2026 menuai perhatian publik setelah terjadi perbedaan penilaian dalam sesi pertanyaan rebutan yang viral di media sosial.

Polemik muncul saat sesi pertanyaan mengenai proses pembentukan Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang diikuti Grup B dari SMAN 1 Sambas dan Grup C dari SMAN 1 Pontianak.

Perwakilan Grup C, Josepha, dinilai salah oleh dewan juri sehingga timnya mendapat pengurangan nilai lima poin. Namun ketika pertanyaan serupa dijawab oleh Grup B dengan jawaban yang dianggap serupa, juri memberikan nilai penuh.

Keputusan tersebut memicu protes dari Josepha yang meminta tayangan diputar ulang untuk memastikan jawaban yang disampaikan. Namun dewan juri menyatakan artikulasi jawaban dari Grup C dinilai kurang jelas dan keputusan yang diambil bersifat mutlak sesuai tata tertib perlombaan.

Menanggapi polemik yang berkembang, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat, Sy. Faisal Indahmawan Alkadrie melalui pesan WhatsApp menegaskan pihaknya hanya bertindak sebagai panitia lokal yang membantu administrasi penyelenggaraan kegiatan.

“Penentuan petunjuk teknis, tata tertib, hingga dewan juri merupakan kewenangan panitia pusat yang ditetapkan oleh MPR RI dan Badan Sosialisasi MPR RI,” tulisnya, Rabu, 13 Mei 2026.

Sy. Faisal juga menyayangkan polemik tersebut terjadi dan berharap persoalan dapat diselesaikan dengan menjunjung nilai sportivitas serta semangat Empat Pilar. Menurutnya, permohonan maaf yang telah disampaikan pihak MPR RI patut diapresiasi sebagai bagian dari upaya penyelesaian masalah.

“Adanya rilis pemohonan maaf dari MPR RI patut diapresiasi dan diharapkan permasalahan ini menuju penyelesaian yang sesuai dengan nilai-nilai sportivitas dan semangat empat Pilar itu sendiri,” katanya.

Selain itu, pihaknya turut mendorong agar SMAN 1 Pontianak dapat diundang mengikuti babak final nasional di Jakarta sebagai bentuk kompensasi atas polemik yang terjadi, sehingga Kalimantan Barat nantinya diwakili oleh SMAN 1 Sambas dan SMAN 1 Pontianak pada final tingkat nasional 18 Agustus mendatang.

“Yang terakhir, saya mengharapkan narasi yang menyudutkan Tim SMAN 1 Sambas yang ditetapkan sebagai pemenang tidak lagi dilakukan karena anak-anak SMAN 1 Sambas hanya menjalaankan lomba seperti peserta lainnya,” harapnya.

Baca juga: Polemik LCC 4 Pilar Viral, DPRD Kalbar Menyayangkan Kejadian Ini

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....