Bujang Dare Pontianak Ajak Anak Muda Lestarikan Budaya

  • 25 Sep 2025 20:10 WIB
  •  Pontianak

KBRN, Pontianak: Ajang pemilihan Bujang Dare Pontianak 2025 melahirkan dua wajah baru duta budaya muda, Adrian Putra Ramdhan dan Diva Aurelia. Keduanya berbagi cerita pengalaman sekaligus pandangan mereka tentang Kota Pontianak dan pentingnya peran generasi muda dalam melestarikan budaya.

Rian menegaskan kecintaannya pada Kota Pontianak. “Untuk kecintaan saya kepada Kota Pontianak 10/10,” ujarnya.

Ia menilai Pontianak saat ini semakin berkembang. “Menurut saya Kota Pontianak sekarang nih lebih baik infrastrukturnya, dari budaya-budayanya, dari tempat-tempat wisata yang sudah mulai dikembangkan,” kata Rian.

Sementara itu, Diva menyampaikan rasa bangganya menjadi bagian dari Pontianak. “Kalau bisa lebih dari 10 sih ya. Mungkin lebih dari 10 cuman ini 10/10 pastinya,” katanya.

Ia menambahkan, “Tentunya sekarang Pontianak sudah lebih maju dari sebelum-sebelumnya. Karena masyarakatnya juga ikut serta mungkin dalam menjaga dan melestarikan tempat-tempat yang ada di Kota Pontianak.”

Rian menjelaskan proses seleksi Bujang Dare memiliki sejumlah kriteria. “Syarat itu memang dari penampilan, dari tinggi badan juga harus menunjang. Terus dari pengetahuan kita tentang kebudayaan kota Pontianak, dari cara kita public speaking di depan umum, terus mimik muka kita tuh gimana ke orang, ramah atau tidak,” katanya.

Ia juga menceritakan perjalanan panjangnya mengikuti ajang sejak kecil. “Dulu saya pernah menjadi bujang cilik Kota Pontianak waktu SD. SMP saya mengikuti lagi di SMP 3 Kota Pontianak, dan di SMA saya mengikuti lagi lomba sebagai bujang dari Kota Pontianak,” ujarnya.

Berbeda dengan Rian, Diva awalnya tidak bercita-cita menjadi Dare. “Dulunya belum bercita-cita untuk bisa menjadi dara. Karena dulu saya tertariknya ke Paskibra. Beralihnya melihat teman-teman pada ikut-ikut seperti ini, jadi memiliki rasa ketertarikan,” ucapnya. Dalam pembekalan, ia juga berkesempatan mengenal sejarah melalui anjang sana, berkunjung ke tempat yang memiliki nilai sejarah.

Dalam malam bakat, Rian memilih menampilkan bela diri kempo. Sementara Diva mempersembahkan tari Melayu kreasi. Menurut mereka, penampilan tersebut juga merupakan bagian dari wujud cinta budaya.

Diva menilai kecantikan harus dilihat lebih luas. “Karena kecantikan itu kan tidak hanya soal fisik, tidak hanya dari luar saja, tetapi kita harus mempunyai kecantikan dari dalam diri. Dengan kecantikan itu kita harus memiliki perilaku yang baik, attitude yang baik,” ujarnya.

Sedangkan Rian menekankan pentingnya keberanian. “Kita sebagai anak muda tuh harus berani dulu sebelum mencoba, sebelum semua sempurna tuh kita harus berani dulu.”

Baca juga: Adrian dan Diva Terpilih Bujang Dare Pontianak 2025

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....