Anak Muda Pontianak Didorong Lebih Berani Menulis Buku
- 03 Agt 2026 07:27 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak - Duta Bahasa mendorong generasi muda di Kota Pontianak untuk terus menggiatkan budaya literasi, mulai dari kebiasaan membaca hingga berani menuliskan karya. Pesan tersebut mengemuka dalam program dialog interaktif NGOPI (Ngobrolin Prestasi dan Informasi) bertema "Literasi, Kepenulisan, dan Peran Anak Muda" di Studio RRI Pro 2 Pontianak pada Kamis, 30 Juli 2026.
Narasumber dialog, Ridho Mahendra, menilai antusiasme literasi anak muda di wilayah tersebut masih memerlukan banyak dorongan. Berdasarkan temuan di lapangan, anak-anak yang mengunjungi area pojok baca sering kali lebih tertarik pada kegiatan mewarnai atau mendengarkan dongeng dibandingkan membaca buku secara mandiri.
Khansa Al Halwa, narasumber yang juga hadir dalam dialog tersebut, menegaskan bahwa definisi literasi masa kini mencakup makna yang sangat luas. Literasi masa kini meliputi kemampuan berpikir kritis serta kecakapan seseorang dalam menyaring berbagai arus informasi di ruang publik. Dalam hal kepenulisan, Khansa memandang aktivitas menulis sebagai sarana manifestasi diri sekaligus wadah menyalurkan emosi, seperti meredam amarah dan kekecewaan.
Terkait maraknya penggunaan teknologi Kecerdasan Buatan (AI) seperti ChatGPT, Ridho mengingatkan kaum muda untuk tetap memosisikan teknologi tersebut sebagai alat bantu semata. Kebergantungan berlebih pada mesin AI dikhawatirkan dapat menurunkan perbendaharaan kata serta melemahkan daya kreativitas otak manusia. Teks yang ditulis langsung oleh manusia terbukti memiliki sisi empati dan nuansa rasa yang sangat berbeda apabila disandingkan dengan hasil ketikan mesin AI.
Guna memulai kebiasaan membaca, masyarakat disarankan berangkat dari bacaan ringan maupun genre yang paling digemari. Masyarakat juga diajak untuk meramaikan berbagai wadah literasi lokal, seperti komunitas Isi Bukumu, It's Pablos, atau mengunjungi Pojok Baca Duta Bahasa yang rutin dibuka setiap hari Minggu pagi di Taman Catur Pontianak.
Sebagai wujud nyata aksi literasi, Duta Bahasa bersiap menggelar program kerja Kapuas Disara yang dijadwalkan berlangsung pada 7 hingga 9 Agustus 2026. Program ini secara khusus mengajak anak-anak di kawasan pesisir Sungai Kapuas untuk membaca, menuliskan cerita pengalaman mereka, dan menerbitkannya menjadi sebuah buku kolaborasi bersama fasilitator. Gelaran edukatif ini terbuka untuk umum secara gratis dan akan dimeriahkan dengan pameran karya serta ragam pertunjukan.

Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....