Minum Air Es Bikin Gemuk? Ini Faktanya

  • 30 Sep 2026 00:25 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Minum air es masih kerap dikaitkan dengan berbagai anggapan soal kesehatan. Mulai dari bikin perut buncit, menyebabkan lemak menumpuk, hingga dianggap dapat memicu penyakit tertentu.

Anggapan tersebut kembali ramai diperbincangkan setelah Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin membahas mitos seputar air es melalui media sosial. Lantas, apakah minum air dingin benar-benar berbahaya bagi tubuh?

"Es ini kan air murni, kalian minum satu galon aja gak bakal bikin gemuk karena air es ini 0 kalori adanya juga bikin kembung. Nah, kecuali es yang lain, es kopi susu, es sirup, es podeng, es cendol, dan segala macam es-es yang enak itu. Itu yang bisa bikin gemuk dan punya risiko diabetes," ujar Budi dalam konten TikToknya @bgsadikin.

Pada dasarnya, suhu air yang diminum bukan faktor utama yang menentukan seseorang mengalami kenaikan berat badan. Air putih sendiri tidak mengandung kalori, sehingga air es tanpa tambahan gula atau bahan lain tidak secara langsung menyebabkan penumpukan lemak dalam tubuh.

Kementerian Kesehatan juga menekankan pentingnya memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Air berperan dalam menjaga fungsi sel, jaringan dan organ, sekaligus membantu tubuh mengatur suhu serta mencegah dehidrasi.

Air dingin bahkan dapat menjadi pilihan setelah melakukan aktivitas fisik.

Kementerian Kesehatan menjelaskan, minuman yang lebih dingin dapat membantu memberikan sensasi sejuk dan mendukung proses pendinginan tubuh setelah berolahraga. Air dengan suhu ruang pun tetap baik untuk memenuhi kebutuhan cairan.

Meski demikian, bukan berarti semua orang harus minum air es. Sebagian orang dapat merasa kurang nyaman ketika mengonsumsi minuman yang terlalu dingin, terutama jika diminum terlalu cepat atau dalam jumlah banyak. Karena itu, pilihan suhu air dapat disesuaikan dengan kenyamanan masing-masing.

Hal yang lebih perlu diperhatikan justru kandungan dalam minuman tersebut. Air putih dingin tentu berbeda dengan minuman dingin yang mengandung banyak gula, seperti minuman berpemanis, sirup, atau minuman kemasan. Konsumsi gula secara berlebihan dapat meningkatkan asupan kalori dan berkontribusi terhadap berbagai masalah kesehatan.

Jadi, anggapan bahwa minum air es otomatis membuat tubuh gemuk atau menyebabkan penyakit tidak bisa digeneralisasi. Yang lebih penting adalah memastikan air yang dikonsumsi aman, menjaga kecukupan cairan, serta memperhatikan kandungan gula dan bahan tambahan pada minuman.

Dengan begitu, bagi Anda yang menyukai air dingin, tidak perlu langsung khawatir. Selama yang diminum adalah air putih yang aman dan dikonsumsi sesuai kebutuhan tubuh, air dingin tetap dapat menjadi bagian dari kebiasaan hidrasi sehari-hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....