Dokter Spesialis Paru RSUD Soedarso Paparkan Strategi Tetap Sehat saat Kabut Asap

  • 19 Sep 2026 10:33 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Dokter Spesialis Paru RSUD dr. Soedarso Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) Risa Febriana, Sp. P mengimbau kepada masyarakat untuk mewaspadai paparan kabut asap akibat dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta dampaknya bagi kesehatan.

dr. Risa mengatakan, kabut asap merupakan kondisi ketika udara tercemar oleh asap dan partikel berbahaya, misalnya akibat karhutla maupun pembakaran lainnya. Partikel halus dalam asap dapat masuk ke dalam pernapasan yang mengganggu kesehatan.

"Selain menganggu pernapasan, kabut asap juga dapat mengakibatkan mata perih dan berair, iritasi hidung dan tenggorokan, batuk, pilek, asma hingga sesak nafas. Jika ada orang yang memiliki penyakit pernapasan seperti asma, tentunya kondisi ini dapat memperburuk gejala bagi anak-anak, ibu hamil, lansia, dan penderita penyakit tertentu lainnya untuk harus lebih waspada," kata dr. Risa Febriana Sp.P melalui video edukasi Tim Mitigasi kabut asap RSUD Dokter Soedarso, Sabtu, 19 September 2026 pagi.

dr. Risa menyarankan, jika kondisi ini terjadi bagi penderita, maka hendaknya menggunakan masker yang sesuai, tutup pintu dan jendela, agar asap tidak mudah masuk. Selain itu, perbanyak minum air putih dan tetap jaga kesehatan diri dan lingkungan.

"Perhatian harus lebih diberikan kepada kelompok rentan, seperti bayi, anak-anak, ibu hamil, lansia dan pastikan mereka mendapatkan perlindungan dari paparan asap sebanyak mungkin. Jika terjadi sesak nafas berat, gejala tenggorokan semakin parah dan tidak membaik, segara lakukan pemeriksaan kesehatan," ucap dr. Risa.

Selain melindungi diri, dr. Risa juga mengimbau masyarakat untuk ikut bersama-sama mencegah terjadinya kabut asap dengan cara jangan membakar sampah atau lahan sembarangan.

"Mari kita bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap bersih dan udara yang kita hidup tetap sehat. Dengan kondisi kabut asap saat ini bukan berarti kita harus panik, namun hal paling penting ialah mengetahui risikonya, mengurangi paparan asap, melindungi kelompok rentan dan segera mencari pertolongan jika mengalami keluhan kesehatan. Mari kita jaga kesehatan diri dan keluarga di tengah kondisi kabut asap. Salam sehat dari Tim Mitigasi Kabut Asap RSUD dr. Soedarso Provinsi Kalimantan Barat," ujar dr. Risa, mengimbau.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....