Bahaya Thermal Shock, Alasan Jangan Langsung Minum Air Es saat Kegerahan

  • 10 Sep 2026 08:23 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Saat cuaca sedang terik dan panas menyengat, segelas air es sering kali menjadi pilihan utama untuk menyegarkan tenggorokan. Rasa dingin yang menjalar di tubuh memang memberikan efek lega yang instan dan menyenangkan. Namun, tahukah kamu bahwa kebiasaan langsung menyiram tubuh dengan air es saat kegerahan ternyata menyimpan bahaya terselubung yang jarang disadari?

Ketika cuaca panas, suhu internal tubuh akan meningkat dan pembuluh darah secara alami melebar untuk mengeluarkan panas berlebih. Menenggak air es dalam kondisi ini memberikan kejutan atau thermal shock yang mendadak pada sistem pencernaan dan pembuluh darahmu. Tubuh harus bekerja ekstra keras dan membakar energi lebih banyak hanya untuk menyesuaikan suhu air dingin tersebut agar sesuai dengan suhu inti tubuh.

Salah satu efek samping yang sering terjadi adalah gangguan pada sistem pencernaan. Air dingin yang masuk secara tiba-tiba dapat menyempitkan pembuluh darah di area perut dan membekukan lemak dari makanan yang baru saja dikonsumsi. Akibatnya, proses pencernaan menjadi melambat, perut terasa kembung, begah, bahkan bisa memicu rasa kram atau nyeri perut yang sangat tidak nyaman.

Tidak hanya perut, minum air es saat tubuh sedang panas juga bisa memicu pusing atau sakit kepala mendadak yang dikenal dengan istilah brain freeze. Kondisi ini terjadi karena suhu dingin yang ekstrem menyentuh saraf-saraf sensitif di bagian langit-langit mulut. Saraf tersebut merespons dengan memicu penyempitan dan pelebaran pembuluh darah di kepala secara mendadak, hingga mengirimkan sinyal nyeri ke otak.

Selain itu, kebiasaan ini juga berpotensi menurunkan sistem kekebalan tubuh jika dilakukan terus-menerus. Suhu dingin dapat memicu produksi lendir berlebih di saluran pernapasan sebagai bentuk pertahanan diri. Jika lapisan pelindung alami ini terganggu, tenggorokan akan lebih mudah terasa gatal, radang, dan kamu menjadi lebih rentan terserang flu atau batuk di tengah cuaca ekstrem.

Bukan berarti kamu sama sekali tidak boleh minum air dingin, tetapi kuncinya ada pada jeda waktu dan suhu air. Saat tubuh sedang sangat gerah atau setelah beraktivitas di bawah terik matahari, sebaiknya pilih air dengan suhu ruang terlebih dahulu untuk menurunkan suhu tubuh secara bertahap. Biarkan tubuh beradaptasi selama beberapa menit sebelum kamu menikmati minuman dingin kesukaanmu secara perlahan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....