Kena Gerimis Bikin Pusing: Mitos atau Fakta? Ini Penjelasan Medisnya

  • 23 Jul 2026 12:12 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Pernahkah Anda mendengar larangan dari orang tua saat kecil untuk tidak main hujan-hujanan, terutama saat gerimis? Alasan utamanya sederhana: gerimis sering dianggap lebih mudah memicu pusing atau sakit kepala dibandingkan hujan lebat.

Lantas, apakah anggapan bahwa kena gerimis bisa menyebabkan pusing itu sekadar mitos masyarakat atau memang fakta medis?

Mitos atau Fakta?

Jawabannya adalah fakta secara tidak langsung. Air gerimis sendiri sebenarnya tidak mengandung zat khusus yang dapat secara langsung merusak otak atau menyebabkan nyeri kepala. Namun, kondisi fisik dan perubahan lingkungan saat gerimis turun memang menciptakan kondisi yang memicu timbulnya pusing.

Berikut adalah beberapa faktor medis yang menjelaskan fenomena ini:

  1. Perubahan Suhu Tubuh yang Mendadak
  2. Daya Tahan Tubuh Sedang Menurun
  3. Perubahan Tekanan Udara (Barometrik)

Saat gerimis, rintik air yang mengenai kepala dan tubuh akan menguap perlahan. Proses penguapan ini menyerap panas tubuh, sehingga suhu di area kepala turun secara mendadak. Perubahan suhu yang drastis ini memaksa pembuluh darah di area kepala menyempit (vasokonstriksi) untuk menahan panas, lalu melebar kembali secara cepat. Proses inilah yang memicu rasa cekot-cekot atau pusing.

Air gerimis sering kali membawa polutan atau debu dari udara yang larut bersama rintikan pertama. Jika daya tahan tubuh sedang tidak optimal, terpapar air gerimis dan udara dingin dapat memicu reaksi kekebalan tubuh, seperti gejala awal flu atau pusing.

Sebelum atau saat gerimis turun, tekanan udara di atmosfer biasanya mengalami penurunan. Bagi sebagian orang yang sensitif, perubahan tekanan barometrik ini dapat memengaruhi tekanan di dalam rongga telinga dan sinus, yang berujung pada timbulnya sakit kepala atau migrain.

Tips Mencegah Pusing Setelah Terkena Gerimis

Jika Anda terlanjur basah kuyup atau terpapar gerimis di jalan, lakukan langkah-langkah pertolongan pertama berikut agar tidak jatuh sakit:

  • Segera Keramas dan Mandi Air Hangat: Langsung bilas kepala dan tubuh dengan air bersih untuk menetralkan suhu tubuh serta membersihkan kotoran dari air hujan.
  • Keringkan Rambut Sampai Tuntas: Jangan biarkan rambut dalam kondisi basah atau lembap terlalu lama, karena dapat terus menurunkan suhu kepala.
  • Minum Air Hangat: Konsumsi air putih hangat, teh jahe, atau sup hangat untuk membantu mengembalikan suhu inti tubuh dari dalam.
  • Istirahat yang Cukup: Berikan waktu bagi tubuh untuk memulihkan energi setelah beraktivitas di bawah cuaca yang tidak menentu.

Kini Anda tahu bahwa pusing setelah terkena gerimis bukanlah sekadar mitos belaka, melainkan respons alami tubuh terhadap perubahan suhu dan tekanan udara. Selalu sediakan payung atau jas hujan di kendaraan Anda saat berpergian, terutama di tengah cuaca yang sulit ditebak!

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....