Cegah Stunting Sejak Kehamilan, Ibu Hamil Perlu Penuhi Kebutuhan Gizi Harian
- 24 Agt 2026 12:54 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak - Upaya penurunan angka prevalensi stunting di Indonesia terus dilakukan melalui berbagai pendekatan medis dan edukasi masyarakat. Salah satu fokus utamanya terletak pada pemenuhan nutrisi sejak masa kehamilan, yang merupakan bagian krusial dari 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).
Isu penting ini menjadi topik pembahasan dalam siaran dialog interaktif "Indonesia Sehat" yang disiarkan oleh RRI Pro 1 Pontianak pada Jumat, 21 Agustus 2026. Acara tersebut menghadirkan narasumber Mawaddah Atikah, A.Md.Gz, seorang nutrisionis terampil.
Dalam dialog tersebut, Mawaddah menekankan bahwa pencegahan stunting tidak bisa ditunggu hingga anak lahir ke dunia. Masa kehamilan merupakan fondasi awal yang sangat menentukan kualitas tumbuh kembang organ serta tingkat kecerdasan anak di masa depan.
"Masa kehamilan ini merupakan bagian dari 1.000 Hari Pertama Kehidupan yang tidak boleh kita lewatkan begitu saja. Tentunya kita harus mempersiapkan kondisi kesehatan terbaik kita agar tumbuh kembang anak menjadi optimal sejak berada dalam kandungan ibunya," ujar Mawaddah.
Mawaddah menjelaskan pentingnya pemenuhan gizi seimbang dengan memprioritaskan asupan protein hewani seperti ikan, telur, dan daging matang, serta karbohidrat dan serat. Selain gizi harian, intervensi medis melalui pengonsumsian Tablet Tambah Darah (TTD) secara teratur sangat dianjurkan guna mencegah anemia pada ibu hamil yang berisiko memicu kelahiran bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR).
"Anemia pada ibu hamil itu sangat bahaya, bisa berisiko melahirkan bayi prematur atau berat badan lahir rendah. Ketika bayi-bayi ini tidak ditangani dengan baik, inilah yang akan menjadi cikal bakal anak stunting di kemudian hari," ucapnya.
Tidak hanya pada masa kehamilan, langkah pencegahan dilanjutkan setelah bayi lahir melalui pemberian ASI Eksklusif selama 0 hingga 6 bulan pertama, sebelum dilanjutkan dengan Makanan Pendamping ASI (MPASI) yang bergizi seimbang sesuai usianya. Masyarakat juga diingatkan untuk rutin melakukan pemeriksaan kehamilan sedikitnya enam kali selama masa mengandung.
Baca juga: Atasi Stunting, Puskesmas Parit Mayor Tekankan Kualitas Gizi Makanan
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....