Status Nggak Ada, Overthinking Jalan Terus: Fenomena HTS Anak Muda
- 30 Mei 2026 14:24 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak – Fenomena Hubungan Tanpa Status (HTS) yang banyak dialami anak muda dinilai dapat memicu munculnya overthinking dalam hubungan. Hal tersebut disampaikan oleh Yohana Putpalan Nardia Subandi, Volunteer PKBI Kalimantan Barat, dalam dialog Ruang Obrolan Pro 2 (RONDA) yang berlangsung pada Kamis, 28 Mei 2026.
Yohana menjelaskan bahwa status dalam hubungan memiliki peran penting sebagai bentuk pengakuan terhadap suatu relasi. Menurutnya, kepastian hubungan diperlukan agar seseorang memahami arah hubungan yang sedang dijalani serta dapat menentukan sikap ke depannya.
“Dalam hubungan, status itu penting untuk mengakui suatu hal. Butuh kepastian supaya arahnya jelas, hubungan ini mau dibawa ke mana dan kita harus bersikap bagaimana,” ujar Yohana.
Ia menilai fenomena HTS cukup banyak dialami anak muda saat ini. Salah satu penyebabnya adalah pengalaman masa lalu yang meninggalkan trauma hingga rasa takut untuk berkomitmen. Tidak sedikit pula anak muda yang merasa nyaman menjalani hubungan tanpa status karena dianggap lebih bebas dalam berinteraksi.
“Kalau tidak ada status, sebagian orang merasa bisa lebih dekat tidak hanya dengan satu orang. Tapi ini juga sering jadi pemicu overthinking,” ucapnya.
Menurut Yohana, kondisi hubungan yang tidak jelas sering membuat seseorang dipenuhi pertanyaan dan ekspektasi berlebih. Ia menyarankan agar seseorang berani menanyakan kepastian hubungan secara langsung daripada terus memendam kebingungan. “Better tanyain aja kepastiannya, karena kita tidak bisa bohong soal perasaan kita,” katanya.
Lebih lanjut, Yohana menyebut overthinking dalam hubungan dapat berdampak pada kondisi emosional maupun fisik seseorang. Mulai dari sulit tidur, mudah menangis, kehilangan nafsu makan, hingga menurunnya energi untuk bersosialisasi dengan lingkungan sekitar.
Dalam membangun hubungan yang sehat, Yohana menekankan pentingnya komunikasi terbuka sejak awal. Menurutnya, pasangan perlu fokus mencari solusi bersama dan tidak berlarut dalam asumsi. Ia juga menyarankan komunikasi yang lebih jelas dan langsung pada inti persoalan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.
Sebagai penutup, Yohana membagikan tips agar anak muda tidak mudah overthinking dalam hubungan, yakni tidak menjadikan seseorang sebagai prioritas utama dalam hidup dan mengontrol ekspektasi terhadap orang yang disukai. “Masih muda, perbanyak pergaulan. Jangan terlalu menaruh harapan, bawa enjoy aja dan jangan terlalu dipusingin,” katanya.
Baca juga: Overthinking Bikin Stuck, Ini Cara Keluar dari Zona Nyaman
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....