Kandungan Nutrisi dan Manfaat Bee Pollen

  • 25 Mar 2026 17:45 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Selain madu, ada beberapa produk yang dihasilkan oleh lebah, salah satunya adalah bee pollen. Bee pollen adalah salah satu produk yang dihasilkan lebah, selain madu. Campuran serbuk sari, nektar, dan air liur lebah ini diketahui kaya nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

Karena kandungan nutrisinya yang melimpah, ada beberapa manfaat yang dapat diperoleh dari bee pollen, antara lain:

1. Memiliki Beragam Kandungan Gizi

Bee pollen mengandung lebih dari 250 zat aktif biologis, termasuk protein, karbohidrat, lipid, asam lemak, vitamin, mineral, enzim, dan antioksidan. Dalam butiran serbuk sari lebah, mengandung:

a. Karbohidrat: 40 persen

b. Protein: 35 persen.

c. Air: 4-10 persen.

d. Lemak: 5 persen.

e. Zat lain: 5-15 persen.

2. Kaya Antioksidan untuk Melindungi dari Radikal Bebas

Bee pollen juga sarat dengan berbagai macam antioksidan, seperti flavonoid, karotenoid, quercetin, kaempferol, dan glutathione. Antioksidan dapat melindungi tubuh dari molekul berbahaya yang disebut radikal bebas. Dampak dari radikal bebas sering dikaitkan dengan penyakit kronis seperti kanker dan diabetes tipe 2. Beberapa penelitian pada manusia telah menunjukkan bahwa antioksidan dalam bee pollen dapat mengurangi peradangan kronis, menghilangkan bakteri berbahaya, melawan infeksi, dan menghambat pertumbuhan dan penyebaran tumor.

3. Mengurangi Risiko Penyakit Jantung

Penyakit jantung masih penyebab utama kematian di seluruh dunia. Baik lipid darah tinggi maupun kolesterol tinggi dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung. Manfaat bee pollen dipercaya dapat menurunkan faktor-faktor risiko tersebut. Penelitian pada hewan membuktikan bahwa ekstrak bee pollen dapat menurunkan kadar kolesterol darah, terutama kolesterol LDL yang jahat. Selain itu, antioksidan dalam bee pollen juga mampu melindungi lipid dari oksidasi. Lipid yang teroksidasi dapat menggumpal dan menghambat pembuluh darah, sehingga meningkatkan risiko penyakit jantung.

4. Meningkatkan Fungsi Hati

Hati adalah organ vital yang berfungsi untuk memecah dan mengeluarkan racun dari darah. Penelitian pada hewan telah menunjukkan bahwa bee pollen dapat meningkatkan kemampuan hati untuk melakukan detoksifikasi. Bee pollen dapat meningkatkan pertahanan antioksidan hati dan membantu membuang lebih banyak produk limbah dari darah. Penelitian lainnya pada hewan juga menunjukkan bahwa antioksidan bee pollen dapat melindungi hati dari kerusakan akibat beberapa zat beracun, termasuk overdosis obat. Bahkan produk tersebut juga dapat membantu penyembuhan hati.

5. Mengandung Beberapa Senyawa yang Bersifat Anti-Peradangan

Bee pollen juga sudah lama digunakan secara tradisional untuk mengurangi peradangan dan pembengkakan. Manfaat ini berkat kandungan beberapa senyawa yang bersifat antiinflamasi, termasuk quercetin antioksidan yang menurunkan produksi asam lemak omega-6 dari proses inflamasi, seperti asam arakidonat.

Bee pollen tampaknya aman bagi kebanyakan orang, setidaknya bila dikonsumsi dalam jangka pendek. Namun, bila memiliki alergi serbuk sari, seseorang mungkin perlu mempertimbangkan untuk menggunakan produk lebah tersebut. Pasalnya, bee pollen dapat menyebabkan reaksi alergi yang serius, seperti sesak napas, gatal-gatal, bengkak, dan anafilaksis.

Bee pollen juga tidak aman untuk wanita hamil dan menyusui. Produk ini dapat menyebabkan peningkatan terjadinya perdarahan bila dikonsumsi dengan obat pengencer darah tertentu, seperti warfarin. Sebaiknya, berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi bee pollen bila sedang mengonsumsi obat, obat bebas atau herbal.

Sumber :kemkes.go.id

Baca juga: Tantangan Penurunan Stunting di Kalimantan Barat

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....