Dosen UPGRI Pontianak Bahas Ecopreneurship Berbasis Pariwisata Kesejarahan

  • 18 Feb 2025 17:44 WIB
  •  Pontianak

KBRN, Pontianak: Dosen Prodi Sejarah Universitas PGRI Pontianak, Yuver Kusnoto sukses mempertahankan disertasinya dalam sidang promosi di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung pada Kamis 30 Januari 2025 lalu.

Yuver resmi mendapatkan gelar Doktor dengan IPK 4,00. Adapun judul disertasinya yakni Pemahaman Mahasiswa Terhadap Ecopreneurship Berbasis Pariwisata Kesejarahan pada Masyarakat di Daerah Aliran Sungai Kapuas Pontianak.

Selama menempuh perkuliahan, Yuver Kusnoto turut menghasilkan 1 karya artikel jurnal terindeks sscopus Q1, 2 jurnal sinta 2 dan 1 prodi aing terindeks Atlantis press.

Konsep ecopreneurship yang dibangun dalam hasil penelitian itu mencoba untuk melihat konsep pembanguan bisnis pariwisata kesejarahan berbasis sustainability, sekaligus melatih mahasiswa untuk melakukan praktik empawwrring terhadap kelestarian lingkungan terutama yang memiliki potensi dan nilai kesejarahan dilingkungan sungai kapuas.

Yuver dalam disertasi itu memaparkan rekomendasi penting untuk Pemprov Kalimantan Barat dan Pemkot Pontianak.

Sebagai pemegang kebijakan untuk merumuskan berbagai regulasi dalam rangka memberikan ruang hukum bagi upaya pelestarian berbagai kearifan lokal, sejarah dan juga budaya lokal masyarakat yang mendiami daerah aliran Sungai Kapuas sebagai identitas dan cikal bakal perkembangan Kota Pontianak.

Regulasi itu harus mencakup panduan untuk pengelolaan pariwisata yang sesuai dengan prinsip ecopreneurship.

Bagi instasi pendidikan untuk mendukung upaya pelestarian dan pemberdayaan masyarakat di daerah aliran sungai, disarankan untuk mengintegrasikan ecopreneurship berbasis pariwisata kesejarahan ke dalam Kurikulum Pendidikan di semua jenjang, mulai dari Pendidikan Usia Dini hingga Perguruan Tinggi.

Berikutnya, mendorong kegiatan kolaboratif antar matakuliah dan program studi dalam struktur kurikulum Universitas PGRI Pontianak yang memiliki kemungkinan tujuan yang sama terutama dalam rangka mengembangkan pemahaman ecopreneurship bagi mahasiswa.

Hal yang tak kalah pentingya adalah mendorong pembentukan komunitas atau jaringan ecopreneur di kalangan pelaku pariwisata kesejarahan.

Membangun kemitraan dengan organisasi lingkungan dan budaya untuk memastikan bahwa kegiatan pariwisata tidak merusak situs sejarah dan ekosistem di sekitarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....