Literasi Kampus IBEI Dorong Peningkatan Kualitas Mahasiswa

  • 10 Apr 2026 13:57 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Upaya meningkatkan kualitas mahasiswa terus didorong melalui penguatan budaya literasi di lingkungan kampus. Hal ini dilakukan oleh Institut Bisnis Ekonomi Indonesia melalui kegiatan seminar dan bazar buku “Smart Leadership & Book Fair Week 2026” kolaborasi IBEI Smart Corner bersama Penerbit Andi Iyang melibatkan mahasiswa, dosen, serta penerbit dari 6 April 2026-11 April 2026.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang membaca, tetapi juga membuka ruang diskusi dan pertukaran gagasan di kalangan mahasiswa. Selain itu, literasi dinilai penting dalam membentuk pola pikir kritis dan memperluas wawasan akademik mahasiswa di tengah perkembangan era digital.

Rektor IBEI Pontianak, Yusron Toto, menilai kegiatan tersebut mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas mahasiswa. Ia menyebut, membaca buku membantu mahasiswa memiliki sudut pandang yang lebih luas serta memahami berbagai perspektif dari banyak penulis.

“Mahasiswa itu yang pertama menambah literasi, dan bisa memiliki pandangan yang berbeda dari buku-buku yang dibaca kemudian bisa menambah relasi,” ujar Yusron Kamis, 9 April 2026.

Ia juga menambahkan, kegiatan ini turut mendorong terbentuknya komunitas membaca di kalangan mahasiswa. Komunitas tersebut diharapkan menjadi wadah berbagi pengalaman dan memperkuat budaya literasi di lingkungan kampus.

Sementara itu, perwakilan penerbit, Samuel Sulis Setiohadi, menekankan pentingnya penggunaan buku asli di kalangan mahasiswa. Menurutnya, hal ini tidak hanya mendukung kualitas belajar, tetapi juga menjadi bentuk apresiasi terhadap karya penulis.

“agar mahasiswa tidak membeli buku-buku bajakan atau buku KW dan bisa menghargai karya penulis,” katanya.

Di sisi lain, dosen IBEI, Yulianto, menilai rendahnya minat baca mahasiswa juga dipengaruhi oleh keterbatasan akses dan harga buku. Ia menyebut, kehadiran bazar buku dengan potongan harga mampu meningkatkan minat mahasiswa untuk membeli dan membaca.

“minat baca rendah itu salah satunya karena fasilitas dan biaya buku, setelah ada diskon banyak mahasiswa yang membeli,” Yulianto menambahkan.

Salah satu mahasiswa IBEI Pontianak, Elvi yang juga berpartisipasi dalam agenda literasi tersebut mengaku senang karena buku yang disediakan murah dan menarik. Ia bahkan meminta kepada penerbit untuk membawa buku lebih banyak.

"Saya tadi beli novel dan buku untuk mata kuliah bisnis. Aku suka banget novel semoga nanti stok novelnya diperbanyak lagi ya," kata Elvi.

Kegiatan kolaborasi ini, kampus berharap budaya literasi dapat terus tumbuh dan berkelanjutan. Dengan demikian, kualitas mahasiswa sebagai sumber daya manusia di Kalimantan Barat dapat semakin meningkat.

Baca juga: Baznas Kalbar Tingkatkan Literasi Zakat

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....