Jadi Atensi Nasional, Sujiwo Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Cegah Karhutla

  • 28 Jul 2026 14:37 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Kubu Raya – Bupati Kubu Raya Sujiwo menegaskan penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Kubu Raya membutuhkan kolaborasi seluruh pihak mengingat wilayah tersebut menjadi salah satu daerah yang mendapat perhatian nasional dalam penanggulangan karhutla.

Hal itu disampaikan Sujiwo usai meninjau Posko Satuan Tugas Udara Lanud Supadio sekaligus memantau sejumlah titik api di wilayah Kabupaten Kubu Raya, Selasa, 28 Juli 2026.

Sujiwo mengatakan posisi strategis Kabupaten Kubu Raya yang menjadi lokasi berbagai objek vital nasional menjadikan upaya pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan harus dilakukan secara maksimal.

Selain menjadi kawasan Bandara Supadio, wilayah Kubu Raya juga berbatasan langsung dengan pusat pemerintahan dan berbagai fasilitas pelayanan publik di Kota Pontianak.

"Bandara Supadio berada di Kubu Raya. Di sekitar kawasan ini juga terdapat Kodam XII/Tanjungpura, Polda Kalbar, Kantor Gubernur, rumah sakit, hingga pusat-pusat aktivitas masyarakat. Karena itu, kebakaran lahan di Kubu Raya menjadi perhatian bersama dan harus ditangani secara serius," ujarnya.

Sujiwo mengatakan, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya tidak mungkin bekerja sendiri dalam menghadapi kebakaran lahan yang terjadi selama musim kemarau. Dukungan dari TNI, Polri, pemerintah provinsi, serta relawan pemadam kebakaran menjadi kekuatan utama dalam upaya pengendalian titik api.

"Saya merasakan sendiri di lapangan. Hampir setiap hari kami turun memantau kondisi kebakaran. Tanpa dukungan TNI dan Polri, saya jujur, pemerintah daerah akan sangat kesulitan menghadapi situasi ini. Karena itu saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas bantuan yang luar biasa dari seluruh pihak," kata Sujiwo.

Sujiwo menjelaskan Kabupaten Kubu Raya memiliki dukungan empat batalyon yang turut diterjunkan dalam penanganan kebakaran, yakni Batalyon Teritorial Pembangunan, Batalyon Parako, Batalyon Arhanud, dan Batalyon Pelopor Brimob. Kehadiran personel beserta peralatan dari satuan tersebut dinilai sangat membantu mempercepat proses pemadaman di sejumlah lokasi.

Sujiwo mengungkapkan, beberapa hari sebelumnya sempat terjadi kebakaran lahan berskala besar di sejumlah titik. Berkat gerak cepat jajaran TNI, Polri, BPBD, serta relawan, kebakaran berhasil dikendalikan sehingga tidak meluas ke kawasan yang lebih berisiko.

"Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dan seluruh masyarakat mengucapkan terima kasih kepada Pangdam XII/Tanjungpura, Kapolda Kalimantan Barat, Danlanud Supadio, Danlantamal XII, Kajati Kalimantan Barat, serta seluruh personel TNI dan Polri yang telah memberikan dukungan penuh, baik personel maupun peralatan, dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kubu Raya," ungkapnya.

Sujiwo menambahkan, kunjungan ke Posko Satgas Udara Lanud Supadio juga dimanfaatkan untuk berdiskusi bersama unsur Forkopimda mengenai langkah-langkah strategis dalam memperkuat upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan.

Menurutnya, sinergi yang telah terbangun harus terus dipertahankan agar ancaman kabut asap dapat diminimalkan selama musim kemarau. (DiskominfoKKR/IKP)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....