Peringati Hari Anak Nasional, Pemkab Prioritaskan Pemenuhan Hak Anak di Kubu Raya

  • 20 Agt 2026 12:23 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Kubu Raya - Bupati Sujiwo menegaskan komitmennya untuk memberikan perhatian serius terhadap pemenuhan hak dan masa depan anak-anak di Kabupaten Kubu Raya. Hal itu disampaikannya seusai menghadiri Peringatan Hari Anak Nasional ke-42 Tahun 2026 di Aula Kantor Bupati Kubu Raya pada Kamis, 20 Agustus 2026.

Sujiwo mengatakan, anak-anak merupakan generasi penerus sekaligus harapan dan masa depan bangsa. Karena itu, aspirasi yang disampaikan anak-anak dalam momentum tersebut tidak cukup hanya didengar, tetapi harus ditindaklanjuti melalui langkah konkret.

"Anak-anak Kubu Raya itu adalah generasi penerus bangsa, kemudian harapan dan masa depan bangsa Indonesia. Tadi ada 10 poin suara anak yang disampaikan, itu real dan memang terjadi. Maka suara anak itu akan kami tindaklanjuti, tidak hanya didengar, tetapi harus dijawab berupa solusi," ujar Sujiwo.

Ia mengatakan, dirinya akan meminta Sekretaris Daerah bersama OPD terkait untuk menindaklanjuti berbagai aspirasi tersebut. Sujiwo juga mendorong agar anak-anak diberikan lebih banyak ruang untuk mengembangkan bakat dan keberanian, termasuk dengan melibatkan mereka dalam berbagai kegiatan pemerintah daerah.

Menurutnya, kemampuan anak tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan akademik. Mentalitas, keberanian, disiplin, kejujuran, amanah dan tanggung jawab juga menjadi bagian penting dalam mempersiapkan masa depan mereka.

"Anak-anak harus sesering mungkin diasah dan ditempa, baik di gelanggang, arena maupun panggung. Kalau sudah sering tampil, mentalnya akan terbentuk dan kemampuan komunikasinya juga semakin baik," katanya.

Selain mendengarkan aspirasi, Sujiwo juga memberikan perhatian terhadap pengembangan bakat dan keberanian anak-anak. Ia menilai anak perlu mendapatkan ruang yang cukup untuk tampil, berkreasi dan mengembangkan kemampuan mereka di berbagai bidang.

Karena itu, ia mendorong seluruh OPD agar melibatkan anak-anak dalam berbagai kegiatan dan seremoni yang digelar, terutama untuk memberikan kesempatan kepada mereka menampilkan bakat dan kreativitas.

"Nanti saya sarankan kepada OPD-OPD ketika misalnya ada acara, kemudian ada seremoni, pembukaan, sudah hubungi sekolahnya, tampilkan. Tadi tampilan mereka kan keren-keren, tarian-tariannya. Sehingga mereka mendapatkan ruang," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala DP3KB Kabupaten Kubu Raya Dyah Tut Wuri Handayani mengatakan, Peringatan Hari Anak Nasional menjadi momentum untuk memperkuat komitmen Kabupaten Layak Anak, khususnya dalam pemenuhan hak anak.

Menurut Dyah, pemenuhan hak anak diwujudkan melalui pemberian ruang bagi anak untuk berekspresi serta mengembangkan minat, bakat dan kemampuan. Pelaksanaan kegiatan tersebut juga merupakan hasil kolaborasi pemerintah daerah dengan berbagai pihak, termasuk BUMD, Wahana Visi Indonesia, Yayasan Generasi Peduli Bangsa dan jajaran pendidikan.

"Ini merupakan kolaborasi untuk memberikan pemenuhan hak anak," ujar Dyah.

Ia menambahkan, aspirasi anak yang disampaikan mencakup berbagai hal, mulai dari pencegahan kekerasan terhadap anak, pentingnya peran ayah dalam pengasuhan, penyediaan rumah yang nyaman, hingga pemberian ruang bagi anak untuk berkreasi.

Dyah juga mengapresiasi keberadaan ruang terbuka publik di sejumlah kecamatan yang dapat dimanfaatkan sebagai arena bermain sekaligus menjadi bagian dari pemenuhan hak anak di Kabupaten Kubu Raya. (DiskominfoKKR/IKP)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....