Lima Camilan Tradisional yang Kini Naik Kelas dan Makin Hits
- 23 Jul 2026 14:28 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID,Pontianak - Industri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kuliner di tanah air terus menunjukkan kreativitas tanpa batas. Sejumlah camilan tradisional yang dahulunya kerap dipandang sebelah mata, kini berhasil bertransformasi menjadi jajanan modern yang kekinian dan digandrungi berbagai kalangan.
Sentuhan inovasi pada kemasan, variasi rasa, hingga strategi pemasaran digital menjadi kunci utama di balik naik kelasnya jajanan lokal ini. Berikut adalah lima camilan tradisional yang kini tampil elegan dan makin populer di pasaran:
1. Singkong Goreng Mewah (Crispy & Flavored)
Dahulu, singkong goreng identik dengan santapan sederhana teman minum teh di sore hari. Namun, tangan-tangan kreatif pelaku UMKM berhasil mengubah citra tersebut. Singkong kini disajikan dengan tekstur merekah yang renyah di luar dan lembut di dalam. Ditambah taburan keju parut melimpah, cokelat lumer, hingga bumbu pedas manis, singkong goreng berhasil menembus pasar kafe kekinian.
2. Cendol Latte dan Modifikasi Modern
Es cendol atau dawet yang biasa dijajakan menggunakan gerobak keliling kini tampil trendi di dalam gelas kemasan kekinian. Kombinasi santan dan gula merah kini dipadukan dengan susu segar, kopi espresso, hingga matcha. Inovasi ini membuat cendol tidak hanya menyegarkan, tetapi juga menjadi opsi minuman gaya hidup yang disukai generasi muda.
3. Kue Cubit Setengah Matang Toping Kekinian
Kue jalanan khas Jakarta ini sempat mengalami kebangkitan masif setelah dimodifikasi dengan berbagai varian rasa seperti green tea, red velvet, dan taro. Disajikan dengan tingkat kematangan setengah matang yang lumer di mulut serta diberi pelengkap biskuit renyah atau cokelat ternama, kue cubit bertransformasi dari jajanan SD menjadi sajian pencuci mulut favorit.
4. Keripik Kaca dan Baso Goreng (Basreng) Sultan
Jajanan pedas berbasis olahan tepung dan ikan khas Jawa Barat ini kini mengemas diri dengan standar modern. Penggunaan daun jeruk segar, minyak cabai asli, serta kemasan pouch kedap udara yang premium membuat basreng dan keripik kaca tidak lagi dipandang sebagai camilan murah. Produk ini bahkan berhasil menembus pasar ekspor dan minimarket nasional.
5. Klepon Lumer dan Varian Modern
Jajanan pasar berbentuk bulat hijau bermandikan kelapa parut ini menyimpan sensasi gula merah cair yang meletup di mulut. Inovasi UMKM menghadirkan klepon dalam bentuk kue tart (klepon cake), varian isian cokelat, hingga rasa red velvet. Penampilan yang cantik tanpa menghilangkan identitas rasa aslinya membuat klepon sering hadir dalam acara-acara formal dan hantaran istimewa.
Fenomena naik kelasnya camilan tradisional ini membuktikan bahwa produk lokal memiliki daya saing tinggi. Dengan inovasi tanpa menghilangkan cita rasa khasnya, UMKM tidak hanya melestarikan warisan kuliner Nusantara, tetapi juga meningkatkan nilai ekonomi produk lokal di era digital.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....