Mie Tiau Berkualitas dan Harga Terjangkau di tengah Kenaikan Harga Pangan

  • 11 Jul 2026 14:43 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak-Di tengah kenaikan sejumlah harga pangan saat ini, Kadri seorang pedagang mie tiau mengaku tidak menaikkan barang dagangannya. Sudah 10 tahun berjualan aneka mie di kantin kantor Wali Kota Pontianak, pelanggan merasa senang karena selain harganya terjangkau, mie buatannya pun sangat lezat.

“Saya menjual mie tiau, bakso, Indomie, dll di kantin kantor Wali Kota Pontianak kurang lebih 10 tahun. Saya menjual rata rata di bawah standar harga pasar,” ujar Kadri saat diwawancarai RRI, Sabtu, 11 Juli 2026.

Kadri juga memberikan tips bagaimana agar usaha yang dijalaninya mampu bertahan hingga saat ini. Ia meyakini bahwa menjaga mood pembeli dapat menarik pelanggan terutama bersikap baik dan sopan.

“Untuk menjaga kualitas dagangan, saya menerima saran orang apa yang menjadi kekurangannya, pelayanan harus di benahi, kemudian ramah dan santun kepada pelanggan,” ujarnya.

Dalam kesehariannya, Kadri menjual beragam makanan seperti mie tiaw, bakso, Indomie, serta beberapa menu lainnya. Dengan pengalaman berjualan yang telah berlangsung selama 1 Dekade, Ia terus berupaya memberikan pelayanan terbaik dan menyajikan hidangan yang sesuai dengan selera para pelanggannya.

Dalam menjalankan usahanya, Kadri mengaku saat ini menghadapi tantangan berupa kenaikan harga sejumlah bahan dan kebutuhan pokok yang berdampak pada biaya operasional. “Kendala yang dihadapi saat ini adalah sejumlah harga barang sekarang pada naik,” katanya.

Meski demikian, ia berusaha menyiasati kondisi tersebut tanpa mengurangi kepuasan pelanggan. Ia menyesuaikan porsi dan topping pada setiap menu agar seimbang dengan biaya produksi, sehingga kualitas layanan dapat dipertahankan tanpa menaikkan harga. “Mengatasi naiknya harga sejumlah bahan pokok dengan cara menyeimbangkan porsi dan topping menu yang dipesan pelanggan,”ujarnya.

Dalam menjalankan usahanya, Kadri berupaya menjaga kualitas dagangan dan memberikan pelayanan terbaik kepada setiap pelanggan. Ia terbuka terhadap berbagai masukan maupun kritik sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan mutu pelayanan.

“Kita harus mendengarkan saran orang, apa yang kurang kita ubah. Selain itu pelayanan harus kita benahi, ramah dan santun kepada pelanggan,” katanya, mengakhiri.

Baca juga: Dampak Sarapan dengan Mie Instant

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....