Tradisi Imlek, Dupa Menjadi Kebutuhan jelang Perayaan

  • 13 Feb 2026 00:39 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak – Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek, para penjual dupa di Kota Pontianak mulai menyediakan banyak stok dupa. Dupa menjadi salah satu perlengkapan penting bagi masyarakat Tionghoa untuk keperluan sembahyang, baik di rumah maupun di vihara.

Salah satu penjual dupa di Pontianak, Ahwa, mengatakan penjualan dupa tahun ini masih relatif stabil dan tidak mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

“Ya seperti biasa, kurang lebih sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Tidak ada peningkatan yang terlalu besar, masih sedang-sedang saja,” ujar Ahwa saat diwawancarai di tokonya oleh reporter RRI pada Kamis, 12 Februari 2026.

Menurutnya, peningkatan pembelian dupa biasanya terjadi beberapa hari menjelang malam Tahun Baru Imlek. Masyarakat mulai mempersiapkan kebutuhan sembahyang baik untuk dilakukan di rumah maupun di vihara.

“Biasanya mulai ramai H- beberapa hari, seperti sekarang dan kemarin. Nanti puncaknya menjelang malam tahun baru Imlek,” jelas Ahwa.

Ahwa menambahkan, harga dupa yang dijual masih tergolong terjangkau, sehingga tetap mudah dibeli masyarakat. Harga dupa bervariasi tergantung ukuran dan jenisnya.

“Harga dupa tidak mahal, rata-rata mulai dari sekitar Rp11 ribu sampai Rp20 ribu lebih,” kata Ahwa.

Ia juga berharap tradisi penggunaan dupa dalam perayaan Imlek tetap terjaga, khususnya di Kota Pontianak yang dikenal memiliki keberagaman budaya dan agama yang harmonis.

Rekomendasi Berita