Sarapan Serba 10 Ribu Hadir Penuhi Kebutuhan Konsumen

  • 03 Jun 2026 15:31 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak-Di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat akan makanan terjangkau, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memandang adanya peluang usaha. Salah satunya adalah Agustini yang menyediakan menu sarapan serba Rp10.000 yang menjadi pilihan favorit bagi anak sekolah maupun para karyawan sebelum memulai aktivitas sehari-hari.

“Bermanfaat untuk anak-anak yang sekolah pagi, dan pekerja yang tidak sempat membuat sarapan jadi mereka bisa beli dengan sarapan 10 ribu,”ujarnya saat diwawancarai RRI di lapaknya, Rabu, 3 Juni 2026.

Beragam menu sarapan yang dikemas menggunakan wadah kertas maupun plastik ia tata rapi diatas meja. Di pinggir jalan Johar tepatnya di sebelah Alfamart, ia mulai berjualan dari pukul 5 – 11 siang.

Dengan harga yang ramah di kantong, para pelaku UMKM ini mampu menghadirkan beragam menu sarapan yang lezat, bergizi, dan mengenyangkan. Usaha ini bukan saja membantu masyarakat mendapatkan sarapan yang terjangkau, tetapi turut menggerakkan perekonomian lokal dan membuka peluang usaha di lingkungan sekitar.

Dalam menjalankan usahanya, Agustini mengaku pernah menghadapi dinamika yang berbeda-beda. Ada kalanya dagangan laris dan ramai pembeli, namun ada juga saat-saat penjualan menurun.

Meski demikian, ia tidak berkecil hati ataupun merasa tersaingi oleh usaha sejenis. “Kadang habis, kadang tidak. Rejeki sudah diatur oleh yang diatas, masalah laku ndak laku tergantung, kalau masyarakat menerima maka akan laris,”ujarnya.

Menjalankan usaha membutuhkan keberanian, ketekunan, dan semangat pantang menyerah. Bagi para pelaku UMKM, setiap peluang usaha layak untuk dicoba sebagai langkah untuk berkembang dan meraih kesuksesan.

Kekhawatiran terhadap kerugian sebaiknya tidak menjadi penghalang untuk memulai, karena setiap usaha selalu memberikan pengalaman dan pelajaran berharga. Dengan menjaga semangat serta terus berusaha secara konsisten, peluang untuk mencapai hasil yang diharapkan akan semakin terbuka.

Semangat dan optimisme inilah yang menjadi modal utama dalam menghadapi berbagai tantangan dunia usaha. “Semua usaha harus kita coba. Untuk kerugian, kita ndak ada rugi, karena kita jaga. Yang penting semangat untuk mencari rupiah,”katanya mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....