MAN 1 Pontianak Siap Gelar Festival Tundang Pelajar Perdana

  • 24 Jul 2026 20:13 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak – MAN 1 Pontianak akan menggelar Festival Tundang Melayu tingkat pelajar SMP/MTs se-Kota Pontianak pada 22 Agustus 2026. Kegiatan yang mendapat dukungan dari Kementerian Kebudayaan itu digelar sebagai upaya mengenalkan sekaligus melestarikan seni Tundang di kalangan generasi muda.

Ketua Panitia Festival Tundang Melayu Pelajar, Ferri Nata Wardani, mengatakan dukungan tersebut diperoleh setelah proposal penyelenggaraan festival yang diajukan MAN 1 Pontianak disetujui oleh Kementerian Kebudayaan.

"Kementerian Kebudayaan mendukung sepenuhnya kegiatan Festival Tundang Melayu Pelajar se-Kota Pontianak. Harapannya generasi muda, khususnya pelajar SMP dan MTs, dapat mengenal sekaligus melestarikan budaya kesenian Melayu, termasuk seni Tundang," ujarnya, Jum’at, 24 Juli 2026.

Sebagai persiapan, panitia telah membentuk kepanitiaan, menyusun administrasi dan membuka pendaftaran peserta. Sebanyak 50 SMP dan MTs di Kota Pontianak telah menerima surat pemberitahuan dan petunjuk teknis pelaksanaan lomba. Selain itu, panitia juga telah menyiapkan dewan juri yang berkompeten serta menyusun aturan teknis perlombaan melalui rapat koordinasi.

Ferri mengakui perkembangan seni Tundang di kalangan pelajar masih memerlukan perhatian karena belum banyak generasi muda yang mengenalnya. Menurutnya, seni Tundang berasal dari Kabupaten Mempawah dan dipopulerkan oleh almarhum Edy Ibrahim atau yang dikenal sebagai Pak Suyiem dari Sungai Burung.

"Kami ingin menghadirkan kembali dan mengenalkan budaya Tundang kepada pelajar melalui festival ini agar mereka mengenal sekaligus melestarikan budaya tersebut," katanya.

Hingga kini, panitia mulai menerima berbagai pertanyaan dan respons positif dari sekolah-sekolah terkait mekanisme perlombaan. Seluruh informasi mengenai persyaratan, alat yang digunakan, hingga ketentuan penampilan telah disampaikan melalui petunjuk teknis dan tautan pendaftaran.

“Festival ini terbuka bagi siswa aktif SMP dan MTs sederajat yang dibuktikan dengan surat keterangan aktif bersekolah atau kartu pelajar. Panitia menegaskan peserta harus benar-benar berasal dari sekolah yang diwakili,” tegasnya.

Ferri berharap festival perdana ini dapat menjadi agenda rutin yang mampu membangkitkan minat pelajar terhadap seni Tundang sekaligus memperkuat pelestarian budaya Melayu di Kalimantan Barat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....