Belajar Bahasa Inggris dari Kuliner, Kenali Istilah Crispy dan Crunchy
- 18 Sep 2026 13:01 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak — Belajar bahasa Inggris dapat dilakukan melalui hal-hal yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, termasuk kuliner. Pendekatan tersebut diangkat dalam program English Corner RRI Pro 2 Pontianak yang membahas kosakata dan ungkapan bahasa Inggris seputar makanan dan aktivitas jajan pada Minggu, 13 September 2026. Program yang dipandu penyiar Erna bersama fasilitator Bahasa Inggris, Kiki, mengajak pendengar mengenal penggunaan bahasa Inggris dalam percakapan sehari-hari, mulai dari istilah tekstur makanan hingga ungkapan yang umum digunakan anak muda.
Salah satu pembahasan adalah perbedaan penggunaan kata crispy dan crunchy. Keduanya sama-sama berkaitan dengan tekstur renyah, tetapi memiliki konteks penggunaan yang berbeda.
Crispy umumnya digunakan untuk menggambarkan lapisan luar makanan yang tipis dan renyah, seperti kulit ayam goreng, keripik, atau kentang goreng. Sementara crunchy lebih menggambarkan makanan yang memiliki tekstur renyah ketika digigit atau dikunyah, seperti wortel, apel, kacang-kacangan, dan granola.
"Meskipun ada perbedaan teknis, dalam percakapan sehari-hari penggunaan keduanya fleksibel dan tidak akan dinilai salah oleh penutur aslinya," ucap Kiki.
Selain kosakata tentang tekstur, English Corner juga membahas sejumlah ungkapan santai yang dapat digunakan saat berbicara mengenai makanan. Di antaranya craving untuk mengungkapkan keinginan kuat terhadap makanan tertentu, wanna grab something sebagai ajakan santai untuk membeli makanan atau minuman, serta starving untuk menggambarkan rasa lapar yang sangat kuat. Pendengar juga dikenalkan dengan pilihan kata seperti tasty dan flavorful untuk menggambarkan makanan yang lezat, sehingga tidak selalu menggunakan kata good dalam percakapan.
Kiki menilai proses belajar bahasa Inggris akan lebih mudah jika dimulai dari lingkungan dan topik yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Menurutnya, memiliki teman bicara atau komunitas dapat membantu seseorang lebih percaya diri dalam berlatih.
"Mulai dari hal yang paling dekat dengan kita, seperti kuliner, musik, atau film. Yang penting punya lingkungan atau teman untuk berlatih berbicara agar tidak canggung," ujar Kiki.
Selain berlatih bersama teman, pembelajar juga dapat memanfaatkan film atau video berbahasa Inggris dengan menggunakan subtitle bahasa Inggris. Cara tersebut dapat membantu memahami kosakata sekaligus konteks penggunaan ekspresi dalam percakapan.
Melalui pendekatan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, English Corner RRI Pro 2 Pontianak mengajak pendengar belajar bahasa Inggris dengan cara yang lebih ringan dan menyenangkan. Kuliner, musik, film, hingga percakapan sehari-hari dapat menjadi media untuk menambah kosakata sekaligus meningkatkan kepercayaan diri dalam berbahasa Inggris.
Baca juga: Tim Norjemah Pihtar Untan Dapat Dukungan Pengembangan Penerjemah Bahasa Serawai
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....