Kesbangpol dan Madas Nusantara Pontianak Bagikan Tas hingga Alat Tulis Gratis
- 14 Agt 2026 15:54 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Pontianak bersama Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Masyarakat Madura Asli Nusantara (Madas Nusantara) Kota Pontianak menggelar aksi sosial pembagian paket perlengkapan sekolah dibagikan secara gratis kepada ratusan anak-anak kurang mampu dan anak yatim piatu di seluruh wilayah kota di Aula Rumah Dinas Wakil Wali Kota Pontianak, Jumat, 14 Agustus 2026.
Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan, yang hadir dalam kesempatan tersebut mengapresiasi kolaborasi antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan (ormas) yang turun langsung menyapa warga. Sebanyak 150 anak dari berbagai kecamatan tercatat sebagai penerima bantuan tas dan alat tulis gratis ini.
"Ormas Madas Nusantara Kota Pontianak atas dukungan dana dari Kesbangpol Kota Pontianak mengumpulkan anak-anak Kota Pontianak, terutama anak-anak kurang mampu dan anak yatim piatu, untuk diberikan alat sekolah termasuk tas secara gratis. Ada 150 anak penerima," ujar Bahasan.

Bahasan sempat berdialog langsung dengan anak-anak penerima bantuan untuk memastikan kondisi perlengkapan sekolah yang mereka miliki sebelumnya. Menurutnya, langkah ini menjadi motivasi penting untuk menyemangati anak-anak agar lebih giat menuntut ilmu.
"Saya tanyakan kondisi tasnya kepada anak-anak? Ternyata jawabannya, tasnya sudah buruk, berarti kan bagus mendapat tas baru untuk menyemangati mereka agar terus belajar dengan aktif," tambahnya.
Bahasa juga berharap agar seluruh ormas di Kota Pontianak dapat terus merawat sinergitas, komunikasi, dan peka terhadap realitas sosial di lapangan, sehingga kehadiran organisasi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Sementara itu, Ketua DPD Madas Nusantara Kota Pontianak, Ahmad Munir, menjelaskan bahwa kegiatan pembagian bantuan ini merupakan bentuk kepedulian nyata lembaganya dalam merespons kebutuhan masyarakat di tengah berbagai tantangan ekonomi.
"Walaupun di tengah-tengah efisiensi, tapi kami tetap hadir di tengah-tengah masyarakat melalui pembagian tas dan alat tulis gratis ini. Rata-rata yang dapat adalah orang yang tidak mampu, ada juga sebagian anak yatim, jadi kita satukan di situ dengan target 150 anak dari 6 kecamatan di Kota Pontianak," jelas Ahmad Munir.
Ia membeberkan, inisiatif sosial tersebut lahir dari rasa prihatin yang mendalam atas insiden di suatu daerah yang sempat terekspos media, di mana seorang anak di Kabupaten Ngada Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) beberapa waktu lalu nekat mengakhiri hidup akibat persoalan biaya dan kebutuhan alat tulis sekolah senilai Rp10.000. Pengalaman memprihatikan tersebut mendorong Madas Nusantara untuk bergerak aktif mencegah hal serupa terjadi dan menguatkan mental anak-anak sekolah.
"Dari situ, Madas Nusantara ingin hadir di tengah-tengah masyarakat agar anak-anak sekolah ini juga mempunyai semangat lebih dan tetap bersemangat dalam mencapai cita-citanya," pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....