Kemarau Panjang, Ribuan Warga Ketapang Gelar Sholat Istisqa
- 28 Agt 2026 06:37 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Ketapang - Ribuan masyarakat Kabupaten Ketapang mengikuti Sholat Istisqa di Halaman Masjid Agung Al-Ikhlas Ketapang, Kamis, 27 Aguatus 2026. Sholat meminta hujan tersebut menjadi ikhtiar bersama masyarakat dan pemerintah daerah untuk memohon rahmat Allah SWT berupa turunnya hujan di tengah kondisi kemarau panjang.
Kegiatan diselenggarakan Pemerintah Daerah Kabupaten Ketapang, bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Ketapang dan Pengurus Masjid Agung Al-Ikhlas Ketapang.
Selain sebagai ikhtiar spiritual, pelaksanaan Sholat Istisqa juga menjadi momentum doa bersama di tengah meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Kabupaten Ketapang.
Sholat Istisqa dimulai sekitar pukul 08.00 WIB. Sejumlah pejabat dan unsur masyarakat turut hadir, di antaranya Bupati Ketapang Alexander Wilyo, Wakil Bupati Ketapang Jamhuri Amir, Ketua DPRD Ketapang, Ketua MUI Kabupaten Ketapang beserta jajaran, pengurus Masjid Agung Al-Ikhlas, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Polres Ketapang, Kodim 1203/Ketapang, Kementerian Agama Kabupaten Ketapang, serta perwakilan Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah
Dalam pelaksanaan ibadah tersebut, Ustaz H. Ismail Zainullah bertindak sebagai imam, sedangkan khutbah disampaikan KH. Muhammad Dudung Basuni.
Dalam khutbahnya, KH. Muhammad Dudung Basuni mengingatkan pentingnya menjaga dan merawat lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab manusia. Menurutnya, kepedulian terhadap kelestarian alam merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari nilai-nilai keagamaan.
Usai pelaksanaan Sholat Istisqa, Bupati Ketapang Alexander Wilyo mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari ikhtiar bersama masyarakat dan pemerintah daerah untuk memohon rahmat, keselamatan, serta turunnya hujan.
“Kita bersama-sama berikhtiar dan berdoa memohon kepada Allah SWT agar diberikan hujan, keselamatan, serta kemudahan dalam menghadapi musim kemarau ini,” ujar Alexander Wilyo.
Lebih lanjut Ia berharap musim kemarau yang berlangsung dapat segera berakhir sehingga risiko kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Ketapang dapat diminimalkan.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua MUI Kabupaten Ketapang, jajaran ulama, serta Pengurus Masjid Agung Al-Ikhlas yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Terima kasih dan apresiasi kepada Ketua MUI, jajaran ulama, serta pengurus Masjid Al-Ikhlas atas penyelenggaraan Sholat Istisqa gabungan yang dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Kabupaten Ketapang,” katanya.
Menurutnya, upaya menghadapi musim kemarau dan mencegah karhutla tidak dapat hanya mengandalkan aparat maupun petugas di lapangan. Peran seluruh elemen masyarakat dinilai sangat penting, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, relawan hingga masyarakat di tingkat Desa.
Pencegahan karhutla merupakan tanggung jawab kita bersama. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan keterlibatan seluruh masyarakat untuk menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Ketapang, lanjutnya, terus melakukan berbagai langkah pencegahan dan penanganan terhadap potensi kebakaran melalui sinergi dengan sejumlah pihak, termasuk BPBD, Polres Ketapang, Kodim 1203/Ketapang, Manggala Agni, serta para relawan.
Sementara itu, pelaksanaan Sholat Istisqa berlangsung lancar dan mendapat respons positif dari masyarakat. Antusiasme warga terlihat dari kehadiran ribuan jamaah yang memadati lokasi pelaksanaan sejak pagi.
Apresiasi juga disampaikan terhadap panitia penyelenggara dari Pengurus Masjid Agung Al-Ikhlas Ketapang yang ditunjuk MUI Kabupaten Ketapang. Persiapan kegiatan telah dilakukan secara intensif sejak tiga hari sebelum pelaksanaan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib dan lancar.
Sholat Istisqa tersebut diharapkan tidak hanya menjadi momentum untuk memanjatkan doa memohon turunnya hujan, tetapi juga memperkuat kesadaran bersama masyarakat Ketapang untuk menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman karhutla selama musim kemarau.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....